Idaman Diharapkan Akhiri Keterpurukan Partai Islam – FAJAR sulsel
News

Idaman Diharapkan Akhiri Keterpurukan Partai Islam

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Keberadaan Partai Islam Aman dan Damai (Idaman) diharapkan mampu menghakhiri keterpurukan partai Islam di pemilu 2019 mendatang. Pasalnya, selama puluhan tahun lamanya parpol berbasis Islam tidak pernah menempati urutan pertama.

Demikian diungkapkan Pakar Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Dr Aswar Hasan saat menjadi Pemateri Pada cara Dialog Kebangsaan dan Partai Islam di Gedung Fajar Graha Pena Makassar, Lantai IV, Minggu (5/2) kemarin.

Menurutnya, keberadaan Partai Idaman yang berbasiskan Islam tidak bisa dianggap enteng. Pasalnya, partai ini memiliki figur nasional yakni H Rhoma Irama. Bahkan, dia mengakui, sangat tertarik melihat perkembangan Idaman di masyarakat. Warga atau calon pemilih sudah mengenal Partai Idaman melalui Raja Dangdut. “Saya berharap keberadaan Partai Idaman mengakhiri keterpurukan partai Islam,” ujar dosen Politik ini.

Dalam sejarah kepartaian di Indonesia, Partai berbasiskan Islam sangat sulit bertarung dengan non Islam. Di hadapan pengurus daerah dan wilayah Partai Idaman, Aswar menegaskan, selain figur, persoalan finansial merupakan salah satu penentu kejayaan suatu partai.

Sementara itu, Ketua Pusat Partai Idaman, H Rhoma Irama optimis partainya bisa bersaing dengan partai yang telah berdiri sebelumnya. Rhoma yang dikenal Raja Dangdut ini kemudian menggambarkan potensi menggaet massa dari umat Islam.

Di Indonesia 90% beragama Islam. Apalagi, lanjutnya, meskipun partai ini berasaskan Islam, tidak menutup kemungkinan memberi peluang kepada non-Muslim. Seperti terjadi di Papuu,ada salah satu ketua umumnya beragama Kristen. “Sesuai kebutuhan suatu daerah,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, dia juga mengungkapkan bahwa Idaman akan selalu memperjuangkan atau membela umat Islam. Pembicara lainnya mantan Wakil Sekjen PPP era Hamzah Haz, Syukur Sa’bang.

Dalam pandangannya dia menjelaskan, Partai Idaman merupakan salah satu partai kebangsaan dan keindonesiaan berlandaskan agama Islam. Itu dilihat dari misi dan visinya.

Dialog tersebut menghadirkan pengurus wilayah dan daerah. Diantaranya, Ketua DPC Partai Idaman Barru, Hc H Abdul Hajar Siang, serta beberapa pengurus lainnya. (mah)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top