Pemasaran Sulit, Petani Sawit Menjerit – FAJAR sulsel
News

Pemasaran Sulit, Petani Sawit Menjerit

Pohon Sawit Ditebang

MASAMBA,UPEKS.co.id — Kapasitas pabrik kelapa Sawit milik PTPN XIV di Kecamatan Buaru Kabupaten Luwu Timur tidak mampu menampung buah kelapa Sawit masyarakat di Tana Luwu. Akibatnya petani terpaksa menjual buah sawit mereka ke Sulteng dan Sulbar.

Diperkirakan kurang lebih dari 640 ton buah kelapa sawit di jual petani ke Sulteng. Selain harganya bagus, juga karena banyaknya pabrik CPO siap menerima buah sawit.

Salah satu ketua kelompok tani dari Kecamatan Sabbang,Yusuf Paemboanan mengatakan, harga Tandan Buah Segar (TBS) di Suteng cukup bagus Rp1.315 per kilogram, sedangkan di PTPN Buaru hanya Rp 1,100. Itu pun antrean panjang empat hingga lima hari baru bisa masuk di pabrik.

Jusuf berharap Pemda Lutra memperhatikan keberadaan petani sawit yang semakin menjerit lantaran sulitnya pemasaran buah Sawit mereka,mempermudah perizinan jika ada investor yang akan membangun pabrik CPO di Lutra.

”Kami bersyukur sudah ada Pabrik CPO milik PT Jas Mulia yang tidak lama lagi akan beroperasi,itupun tidak cukup,kita butuh sekitar 4 Pabrik sawit di Lutra,” katanya.

Anggota Apkasindo, H Paimin dari Kecamatan Bone-Bone mengatakan,keadaan petani sawit saat ini sangat memprihatinkan. Banyak warga tebang pohon sawit mereka lantaran sudah tidak bernilai, pemerintah daerah harus mendengar ini,” katanya.

”Jika pemda dan DPRD tak perhatikan petani sawit, dalam waktu dekat akan ada aksi membawa ratusan truk pengangkut buah sawit rusak ditumpahkan di Kantor Bupati dan DPRD Lutra,” ujarnya. (lan/arf).

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top