Sektor Pariwisata Belum Diseriusi – FAJAR sulsel
News

Sektor Pariwisata Belum Diseriusi

1-Obyek wisata Pantai Tete yang terletak di Kecamatan Tonra sejauh ini belum dikelola secara serius pemerintah daerah. Padahal lokasi ini berpotensi mendongkrak penerimaan PAD.

Target Penerimaan PAD Pariwisata Stagnan

Potensi pariwisata di Kabupaten Bone, nampaknya kurang dilirik. Hal itu terlihat dari
target penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Pariwisata Kabupaten Bone tak mengalami peningkatan dari tahun lalu.

Askar Syam, Watampone

Tahun 2016, sektor pariwisata ditarget penerimaan sebesar Rp250 juta, meski data terakhir per Oktober, dinas tersebut berhasil merealisasikan PAD di sektor pariwisata mencapai Rp213 juta lebih.

Namun dari pengakuan Sekretaris Dispenda Kabupaten Bone, realisasi PAD yang saat itu masih berformat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melampaui target dari Rp250 juta. Sementara di Tahun 2017, target PAD Dinas Pariwisata tidak bergerak dari angka Rp250 juta. “Target PAD dinas pariwisata di 2017 tetap Rp250 juta,” ungkap Drs A Alimuddin, Sekretaris Dispenda Kabupaten Bone kepada RADAR BONE, Minggu 5 Februari kemarin.

Sementara itu, target PAD yang dipatok dinas pariwisata cuma Rp250 juta dinilai rendah, mengingat Kabupaten Bone menyimpan destinasi pariwisata yang layak untuk dijual jika dikelola dengan baik.

Sayangnya, sebagian besar potensi alam itu belum maksimal dikelola. Selain kurangnya promosi, minimnya daya dukung infrastruktur dan sektor penunjang dinilai menjadi pemicu minimnya daya tarik wisatawan berkunjung.

“Ada dua hal yang perlu dituntaskan jika potensi wisata kita di Bone bisa dilirik. Minimnya daya dukung infrastruktur kemudian koneksi antara objek satu dengan lainnya. Sementara destinasi lainnya jauh. Infrastruktur juga minim sebagai faktor pendukung,” ungkap aktivis sosial, Dharmawansyah.

Padahal lanjut dia, Bone memiliki segudang obyek pariwisata yang layak dijual. Misalnya, Tanjung Pallette, Pantai Pasir Putih di Tonra, Wisata Alam Goa Mampu di Desa Cabbeng Dua Boccoe, Air Terjun Laddenring di Kecamatan Lamuru serta obyek-obyek wisata lainnya.

Ditambah, kesenian dan budaya Kabupaten Bone yang tak kalah dengan daerah lain.
“Namun karena kurang didukung infrastruktur, destinasi ini pun kurang dilirik, meski secara potensi sangat menarik untuk didatangi,” pungkasnya.

Bahkan dia menilai, Bone bisa menyaingi Pulau Bali de-ngan segudang wisata alam dan budayanya.
“Kalau di Bali ada tari kecak’nya, kita di Bone ada ‘Sijujju Sulo’ sama ‘Massempe’. Kalau di Bali ada Pantai Kutanya yang sangat terkenal, kita di Bone ada Pantai Pasir Putih dan Cappa Ujung,” tutupnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Andi Ikhwan Burhanuddin yang berusaha ditemui di kantornya, Jumat 3 Februari lalu, tak berada di kantor. Dihubungi via seluler dan Whatsapp, ponsel milik kadis pariwisata aktif namun tidak diangkat. Begitupun pesan singkat yang dilayangkan tak dibalas. (*)

RADAR BONE

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top