Pembayaran JHT BPJS TK Capai 90% – FAJAR sulsel
News

Pembayaran JHT BPJS TK Capai 90%

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Pembayaran klaim oleh Badan Penyelanggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Makassar secara kumulatif mencapai Rp175,56 miliar sepanjang tahun lalu. Dari total pembayaran yang dilakukan oleh BPJS sebanyak 90% adalah Jaminan Hari Tua (JHT) yang mencapai 159,76 Miliar.

Pembayaran klaim JHT di Cabang Makassar sepanjang tahun lalu bahkan mencapai 19.907 kasus atau jauh di atas pembayaran klaim dari program jaminan yang ditangani BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Makassar, Harmunanto, mengatakan, beban klaim terbesar sepanjang tahun lalu berasal dari program jaminan hari tua (JHT) yang mencapai Rp159,76 miliar atau sekitar 90% dati total pembayaran klaim.

“Khusus JHT memang ada kecenderungan peningkatan, apalagi semenjak adanya revisi regulasi yang memungkinkan peserta mencairkan JHT tanpa harus mengacu pada lamanya terdaftar dalam kepesertaan,” terangnya, kepada Upeks, Kamis (2/2/17) pekan lalu.

Adapun regulasi yang dimakasud dalam PP No.46/2015 tentang penyelenggaraan program JHT serta Permenaker No.19/2015 tentang tata cara pengambilan JHT, di mana peserta dapat mencairkan klaim JHT sebulan setelah peserta tidak bekerja atau mengalami pemutusan hubungan kerja (JHT).

Untuk pembayaran klaim JHT di Cabang Makassar sepanjang tahun lalu bahkan mencapai 19.907 kasus atau jauh di atas pembayaran klaim dari program jaminan yang ditangani BPJS Ketenagakerjaan.

Selanjutnya, pembayaran klaim terbesar kedua berasal dari prgram jaminan pensiun mencapai Rp111,33 miliar dengan 114 kasus, disusul jaminan kecelakaan kerja (JKK) sebesar 7,98 miliar dengan 385 kasus serta jaminan kematian (JKM) Rp7,71 miliar dengan 284 kasus.

“Adapun total tenaga kerja yang terdaftar dalam kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar sebanyak 213.639 pekerja yang terdiri dari segmen formal atau penerima upah sebanyak 177.987 pekerja serta segmen informal atau bukan penerima upah 35.652 pekerja,” pungkasnya.

Harmunanto menambahkan, badan usaha yang terdaftar dalam kepesertaan 10.710 perusahaan. Pihaknya juga mencatat peserta yang merupakan tenaga kerja non PNS lingkup Pemkot Makassar sebanyak 6.242 orang, yang merupakan hasil kerjasama dengan pemerintah kota.

Adapun untuk tahun ini, dia berharap agar Pemkot Makassar mengikutkan pula tenaga kerja non PNS atau tenaga kontrak dalam kepesertaan JHT, yang mana selama ini hanya terdaftar dalam program JKK dan JKM.

“Pihaknya juga akan mendorong perusahaan swasta yang belum terdaftar dalam kepesertaan serta memacu segmen informal melalui sosialisasi masif serta pelibatan korporasi untuk membiayai iuran segmen tersebut. (mg4/suk)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top