Abraham: Perlunya Pendidikan Berintegritas – FAJAR sulsel
News

Abraham: Perlunya Pendidikan Berintegritas

Hazairin Sitepu Resmi Pimpin Perluni UNM Periode 2016-2021

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Pendidikan saat ini belum mencerminkan pendidikan yang berintegritas ditandai dengan penerapan pendidikan yang berkarakter masih minim di seluruh sekolah yang ada di Indonesia, termasuk di Sulsel khususnya Kota Makassar.

Pernyataan ini ditegaskan mantan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad saat menjadi pemateri dalam dialog awal tahun 2017 yang dilaksanakan Perluni Universitas Negeri Makassar (UNM), di hotel Clarion, Selasa (7/2/17).

Sebelum diskusi terlebih dahulu pengukuhan pengurus Perluni UNM yang diketuai Hazairin Sitepu. CEO Radar Group ini dikukuhkan Rektor UNM, Prof Dr Husain Syam. Pengukuhan dihadiri Wakil Gubernur, Agus Arifin Nu’mang serta beberapa pejabat teras UNM.

Menurutu mantan ketua KPK ini, misi utama pendidikan secara nasional adalah pendidikan berkarakter. Dimana, siswa lebih dituntut mengembangkan karakternya. Namun berdasarkan fakta dilapangan saat ini, pendidikan lebih mengutamakan kognitif, pendidik menuntut siswa, meningkatkan kecerdasan intelektual tanpa meningkatkan pendidikan karakter.

“Pendidikan di Indonesia saat ini belum mengalami suatu perubahan, karena lebih mengutamakan pendidikan kognitif. Dimana, pendidikan yang lebih mengutamakan kecerdasan intelektual, pendidikan menuntut kepada siswa menguasai mata pelajaran tertentu,” ungkapnya.

Abraham mengemukakan, pendidikan berintegritas merupakan pendidikan yang selaras suatu konsep berkaitan dengan konsistensi dalam tindakan-tindakan, nilai-nilai jadi berarti pendidikan integritas adalah yang memiliki pribadi yang jujur dan karakter yang kuat.

“Pendidikan berkarakter perlu diterapkan dalam dunia Pendidikan di Indonesia, karena pendidikan karakter sangat penting membangun karakter dan nilai-nilai pendidikan yang ada di dalam diri siswa,” tandasnya

Ia melanjutkan, ada sembilan nilai pendidikan integritas yang perlu dikembangkan. Yakni, kejujuran, keadilan kepedulian, kedisiplinan, tanggungjawab kemandirian, kerja keras sederhana serta keberanian. Kesembilan ini perlu diterapkan dalam membentuk karakter siswa.

“Dunia pendidikan tidak boleh diskriminasi, oleh karena itu perlu adanya keadilan dalam dunia pendidikan. Semua rakyat indonesia berhak menuntut pendidikan,” pungkasnya.(mg5/rif)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top