Cuaca Resahkan Nelayan dan Petani – FAJAR sulsel
News

Cuaca Resahkan Nelayan dan Petani

SINJAI, UPEKS.co.id — Tingginya gelombang laut dan angin kencang di perairan Sinjai mengakibatkan nelayan mengurungkan niat melaut. Buntutnya, harga ikan melonjak hingga 100 persen.

Salah satu pedagang ikan, Fajar kepada Upeks, Selasa (7/2) mengaku cuaca buruk picu naiknya harga ikan dua kali lipat. Sebelumnya, satu hampar di TPI lappa Rp40.000 jadi Rp100.000.

Kepala Syahbandar Sinjai, Muh. Ridwan mengaku sudah menyampaikan agar nelayan tak melaut. Sudah hampir sepekan larangan berlayar dikeluarkan.

Ridwan menjelaskan, berdasarkan prakiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi, klimatologi dan Geofisika, pada stasiun meteorologi maritim Paotere Makassar, kecepatan angin 30 knot, dan ketinggian gelombang tiga meter.

“Untuk wilayah, perairan barat Sulsel kecepatan 25 kenot, tinggi gelombang 3 meter, wilayah perairan Kepulauan Sabalana, kecepatan angin, 35 kenot, tinggi gelombang 4 meter dan perairan Kepulauan Selayar, kecepatan angin 35 kenot.

Di tempat lain, hujan disertai angin kencang Sinjai dalam sepekan ini juga membuat petani jagung merugi di Desa Batu Belerang Kecamatan Sinjai Borong.

Kades Batu Belerang, Ahmad P mengatakan puluhan hektar tanaman jagung petani gagal panen akibat hujan deras dan angin kencang. Tanaman cengkeh dan tanaman lain juga rusak. (egy/arf).

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top