Cuaca tak Menentu, Warga Diimbau Hati-hati – FAJAR sulsel
News

Cuaca tak Menentu, Warga Diimbau Hati-hati

PALOPO — Kondisi cuaca di Luwu Raya, khususnya di Kabupaten Luwu beberapa hari terakhir ini tidak menentu. Bupati Luwu, Ir Andi Mudzakkar, MH melalui Kabag Humas, Ansir Ismu mengimbau kepada kepala desa atau lurah serta para camat untuk senantiasa memantau dan mengingatkan kepada masyarakat waspada.

“Kami minta agar kades atau lurah dan camat senantiasa memantau dan mengingatkan warga terutama yang tinggal di lereng gunung supaya berhati-hati. Begitu juga yang tinggal di pesisir,” ujar Ansir Ismu, kepada Palopo Pos, Selasa, 7 Februari 2017 kemarin.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Luwu Raya menyebutkan berdasarkan pantauan beberapa hari belakangan ini kecepatan angin di wilayah Luwu Raya sangat tinggi. Dimana dua hari belakangan ini kecepatan angin melebihi 2 hingga 18 knot. Selain kecepatan angin juga tinggi gelombang mencapai 0,75 meter hingga 2 meter.

Prakirawan, Ahmad menyebutkan, tinggi gelombang di Teluk Bone bagian utara mencapai 0,75 meter hingga 1 meter. Sedangkan tinggi gelombang di Teluk Bone bagian selatan mencapai 1,5 meter hingga 2 meter.

”Tinggi gelombang di perairan Teluk Bone memang cukup tinggi belakangan ini. Yang paling tinggi itu di wilayah bagian selatan. Dan tinggi gelombang bisa diperkirakan lebih tinggi lagi. Apalagi curah hujan belakangan ini cukup tinggi,” sebut Ahmad kemarin.

Saat ini, sebut Ahmad, BMKG mengeluarkan peringatan dini kepada seluruh nelayan di Luwu Raya agar berhati-hati jika ingin melaut. Dan jika melihat cuaca akan buruk, maka tak usah melaut dulu, karena bisa jadi gelombang air laut akan semakin tinggi dan kemungkinan besar akan menggulung perahu nelayan yang berada di tengah laut.

”Lebih baik jangan melaut dulu jika melihat cuaca buruk. Karena sebelum gelombang air laut naik, akan disertai dengan awan hitam yang lebat, lalu disertai angin kencang dan saat itu gelombang air laut akan semakin tinggi. Tentu saja ini membahayakan jiwa para nelayan yang sedang berada di laut,” jelas Ahmad. (rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top