Dr Sry Sesalkan Pasien Melahirkan Dirujuk – FAJAR sulsel
News

Dr Sry Sesalkan Pasien Melahirkan Dirujuk

ENREKANG, UPEKS.co.id — Pasien Puskesmas Kota yang akan melahirkan dirujuk Ke Rumah Sakit Umum Daerah Massenrempulu ditolak.

Pasalnya Miftahul Jannah (23), warga miskin dari Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang yang tidak memiliki kartu BPJS ini menginap penyakit Hepatitis B.

Miftahul yang sudah pembukaan satu ini tidak diterima melahirkan di RSUD yang sudah mendapat akreditasi tingkat Perdana hanya karena rumah sakit yang berlantai dua ini tidak memiliki CSSD dan vaksin penderita hepatitis B yang akan melahirkan.

Terpaksa Mifta dilarikan ke Pinrang untuk mendapatkan pelayanan itupun dengan menggunakan mobil ambulance Puskesmas Kota Enrekang.

“Saya hanya kesal saja. Masa pasien yang sudah pembukaan satu harus dirujuk. Seharusnya rumah sakit yang sudah dilengkapi dokter ahli ini punya alat untuk menangani pasien melahirkan penderita hepatitis B,” kata Kepala Puskesmas Kota Dr Sri Siswaty Zainal.

Dr Sri menambahkan, pasien hamil yang menderita hepatitis B di Enrekang cukup tinggi dan beresiko tinggi jika tidak ditangani secara tepat.

Untuk itu Dr Sri berharap kedepan rumah sakit ini tidak lagi merujuk pasien penderita hepatitis B yang akan melahirkan.

Lapananrang Mustafa, Kepala Bidang Penunjang RSUDM mengatakan pihaknya sudah berulang kali memasukkan permohonan pengadaan Central Sterilozasion Supplay Departemen (CSSD) kepada bagian perencanaan di RSUDM tapi sampai sekarang alat itu belum juga ada.

CSSD adalah alat sterilisasi untuk mensterilkan alat persalinan. Namun sejauh ini, RSUD Massenrempulu tidak memiliki alat yang harganya mulai Rp5 juta sampai Rp15 juta rupiah. Jangankan CSSD, vaksin saja rumah sakit tidak memiliki.(sry)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top