Proyek Underpass Disuntik Rp52 M – FAJAR sulsel
News

Proyek Underpass Disuntik Rp52 M

APBN 2017

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Satker Pelaksanaan Jalan Metropolitan BBPJN XIII terus mengebut pengerjaan proyek Underpass Simpang Lima Bandara. Jika tahun lalu proyek ini mendapat alokasi Rp72 miliar, proyek multiyears ini kembali mendapat kucuran anggaran dari pemerintah pusat dalam APBN 2017 sebesar Rp52 miliar.

Dalam prosesnya, salah satu proyek besar ini memang tidak pernah bersoal dalam hal penganggaran. Sebab pemerintah menegaskan akan melakukan percepatan, untuk mengurai masalah kemacetan pada area itu.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo pun berulang kali mengingatkan semua pihak agar proyek itu dipercepat. Sebab kemacetan sekitar proyek sudah berimbas pada jalur masuk tol dan bandara. “Warga sudah terlalu lama merasakan kemacetan di sekitar proyek. Saya berharap ini segera selesai, dan masalah kemacetan bisa terurai,” katanya.

Sejauh ini, pekerjaan proyek underpass ini masih diupayakan pada penyelesaian bagian terowongan dari arah Makassar menuju Maros.

Sebenarnya, terowongan ini ditarget rampung pada akhir Januari lalu. Hanya saja, target itu meleset lantaran terhambat cuaca ekstrim. Total panjang terowongan underpass ini mencapai 110 meter.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Metropolitan BBPJN XIII, Amin Hamid mengaku pekerjaan penggalian terowongan memang sedikit terhambat akibat cuaca yang belakangan kerap terjadi hujan deras. “Terowongan sudah tergali sekira 60 meter. Tersisa hampir 50 meter. Kendalanya, terowongan kini digenangi air. Jadi lanjutan penggalian kita tunggu sampai kering,” urainya.

Pihaknya pun optimis sisa penggalian akan rampung di akhir bulan ini. “Akhir Februari ini kami yakin sudah bisa tembus ke Maros. Proyek ini memang harus dipercepat sesuai arahan pak Gubernur,” katanya.

Kendati terhambat, Amin tetap menargetkan proyek underpass sudah bisa digunakan saat masuk musim mudik Idulfitri tahun ini. “Kami tetap yakin secara fungsional, underpass sudah bisa dilalui pengguna jalan sebelum Lebaran nanti,” imbuh dia.

Setelah tembus, lanjut dia, kontraktor akan fokus pekerjaan dinding terowongan. Setelah lantai dan dinding rampung, baru masuk pekerjaan ornamen bercorak khas Bugis-Makassar. Bagian tengah di atas terowongan juga direncanakan ada kolam air mancur berdiameter 30 meter.(eky/rif)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top