Sisihkan Uang Kuliah Demi Membeli Kamera – FAJAR sulsel
News

Sisihkan Uang Kuliah Demi Membeli Kamera

ONEIRO PHOTOGRAPHY & CINEMATOGRAPHY

Terkadang pengusaha yang memulai bisnis dari nol akan bertahan lebih lama. Sekalipun badai persaingan usaha kian ketat. Namun seorang pengusaha ulung, selalu tahu cara berproses berkualitas dan tentunya dapat melewati permasalahan.

Laporan: Hasmiati Mus
——————————
Makassar

Muh. Taufiq Dahlan adalah salah seorang pengusaha yang tergolong masih muda. Ia merintis usahanya sejak 2013 lalu dengan segmentasi entertainment yang diberi nama Oneiro Photography dan Cinematography.

“Tidak mudah memulai suatu usaha, apalagi mempertahankannya ditengah persaingan yang kian ketat saat ini. Tapi niscaya keberhasilan akan dicapai dengan usaha dan doa serta motivasi,” imbuhnya.

Taufiq, sapaan akrab pria kelahiran Bulukumba 5 Juni 1992 ini mengaku, sebenarnya ia baru menyukai photography dan cinematography pada awal tahun 2010 lalu. “Tapi saat itu saya tidak punya kamera satu pun, yang ada hanya kamera Handphone.

Namun saya tetap tidak patah semangat, caranya yakni saya bergaul dengan teman yang ada kamera DSLR nya. Kalau pergi liburan sama itu teman, saya yang jadi tukang fotonya. Tapi saya senang sekali,” kenang Owner Oneiro Photography dan Cinematography ini.

Melalui aktivitas tersebut, Taufiq mengaku, secara otomatis ia dapat belajar menggunakan kamera DSLR. Dan tahun 2013, akhirnya ia mampu membeli kamera pertamanya.

“Saya menyisihkan uang kuliah dan membeli kamera prosumer Sony dsc h 200 walaupun bukan kamera profesional tapi saya bangga punya kamera pertama kalinya,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, dengan jerih payah menabung, hasilnya pun ia kembangkan kreativitas dengan kamera itu hunting. “Saya mulai hunting sendiri sana-sini dengan mendapatkan photo landscape macro, gabung di komunitas photography, dan pada akhirnya saya dapat tawaran job wedding dengan menggunakan kamera prosumer,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan usaha, tidak hanya cukup dengan pengalaman, sambungnya, butuh berbagai strategis pemasaran seperti mengutamakan kualitas dengan harga terjangkau.

“Di Oneiro Photography dan Cinematography, kami tawarkan harga yang sangat terjangkau bagi customer yang ingin mengabadikan moment yakni untuk paket pre wedding mulai harga Rp2,5 juta hingga Rp3 juta. Sedang untuk Wedding yakni Rp3 juta hingga Rp8 juta, dan semua paket yang ditawarkan sudah include termasuk videonya,” jelasnya.

Terkait metode pemasaran, ia mengaku maksimalkan promosi di Sosmed. Sebabm kata dia, sosmed saat ini hampir menjadi kebutuhan masyarakat.

Terkait omzet, Taufiq mengatakan dapat merekap puluhan juta perbulannya. Apalagi, pencapaian omzet tersebut didukung oleh studio dibilangan Jalan Sam Ratulangi Makassar.

“Alhamdulillah, dalam sebulan saya dapat merekap omzet kisaran Rp15 juta hingga Rp20 juta. Dan saya berharap usaha yang saya geluti ini atas dasar kecintaan dengan dunia photography kian diminati dan dipercayakan masyarakat untuk mengabadikan moment terbaiknya,” tutupnya.(*)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top