Nelayan Enggan melaut, Harga Ikan Naik – FAJAR sulsel
News

Nelayan Enggan melaut, Harga Ikan Naik

PALOPO--Cuaca yang buruk diakui sejumlah nelayan di Kota Palopo kesulitan mendapatkan ikan. Hal itu juga yang membuat harga sejumlah ikan di pasaran merangkak naik. Itu berlaku sejak awal tahun ini.

Disebutkan Mike, salah seorang pedagang di Pusat Niaga Palopo (PNP) harga ikan saat ini terbilang tinggi. Seperti misalnya harga ikan putih yang saat ini telah menembus Rp. 30.000/kilonya apabila normal hanya RP. 25,000, ikan kakap sekarang Rp. 60.000 jika normal Rp. 57.000, ikan baronang naik Rp. 55.000 jika normal Rp. 45.000.

Demikian juga dengan ikan kecil seperti Balado, teri yang juga mengalami kenaikan harga. Tentunya naiknya harga tersebut dikeluhkan oleh sejumlah pengunjung di PNP Rabu 8 Februari 2017. Wilda warga balandai, misalnya, ia harus mengurangi konsumsi ikan untuk menghemat agar dapat memenuhi kebutuhan pokok lainnya. “Mahal ikan,” singkatnya saat diwawancara kemarin.

Pedagang ikan mengakui bahwa saat-saat ini nelayan sulit untuk melaut. “Memang kami nelayan saat ini kesulitan mendapatkan ikan yang diakibatkan oleh tingginya ombak pada saat melaut dan juga bulan yang berada pada posisi tegak” ucap Mike. Namun ia yakin bahwa kenaikan ini sebentar lagi berakhir dikarenakan cuaca diperkirakan sudah mulai membaik.

Terkait hal itu, Dinas Kelautan dan Perikanan kota Palopo, Ilham Hamid saat diminta tanggapannya mengatakan kenaikan harga ikan saat ini adalah hal yang wajar. Mekanisme pasar. “Harga ikan naik karena stoknya sedikit, itu karena sebagian nelayan tidak melaut, karena cuaca buruk. Jadi wajar,” paparrnya. Pihaknya memang menghimbau agar para nelayan mengurungkan niat dulu untuk melaut. “Mereka harus mengutamakan keselamatan mereka,” ucapnya.

Meski demikian pihaknya tetap menjamin kota Palopo masih jauh dari kekurangan stok. Karna sampai saat ini masih ada juga stok ikan para nelayan yang disuplai ke Toraja dan Enrekang. Untuk diketahui dua tahun terakhir ini, yakni tahun 2015 ikan ditangkap nelayan mencapai 13.792,6 Ton, sedangkan untuk tahun 2016 mencapai 17.670,1 Ton.(mg4/ald)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top