Panwas Pantau Kehadiran Legislator – FAJAR sulsel
News

Panwas Pantau Kehadiran Legislator

Ikut Kampanye Akbar Wajib Cuti

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Kampanye akbar pasangan calon kepala daerah Kabupaten Takalar dimulai, Kamis (9/2) har ini. Diawali pasangan nomor urut 1, Syamsari Kitta-Achmad Daeng Se’re (SK-HD) di Lapangan Mangngadu, Kecamatan Mangngarabombang.

Esok harinya atau Jumat (10/2), giliran pasangan petahana Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) menggelar kampanye akbar di Lapangan Galesong.

Dilansir sebelumnya, kedua pasangan calon menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan artis ibukota untuk menghibur massa yang hadir.

Tidak ketinggalan ketua-ketua partai politik pengusung dan pendukung di tingkat provinsi maupun kabupaten/ kota. Termasuk legislator masing-masing partai baik di DPRD Sulsel maupun DPRD tingkat II.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Takalar, Ibrahim Salim memastikan akan memantau setiap potensi pelanggaran yang bakal terjadi dalam kampanye akbar tersebut.

Begitupula dengan souvenir yang digunakan massa pendukung pasangan calon. Mulai dari baju kaos, topi, hingga muk atau gelas.
“Souvenir yang diberikan pasangan calon ke pendukung harganya tidak boleh lebih Rp25 ribu,” sebut Ibrahim, Rabu (8/2) kemarin.

Selanjutnya Panwas berharap agar setiap legislator yang hadir di kampanye akbar sudah mengantongi surat izin cuti. Hal tersebut, sambung Ibrahim, berdasarkan undang-undang kampanye.

Untuk itu, Ibrahim memastikan akan menurunkan semua jajarannya mulai dari petugas pemantau lapangan (PPL) hingga panitia pengawas kecamatan (Panwascam).

“Aturannya memang seperti itu. Tapi soal sanksi, mungkin saya lebih pada pencegahannya. Makanya aturan ini kami sudah sosialisasikan ke seluruh pasangan calon,” terangnya.

Kapolres Takalar AKBP Iskandar memastikan akan melakukan pengamanan ekstra saat kampanye akbar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya gesekan. Walaupun hanya satu di Sulsel, Pilkada Takalar dianggap berpotensi ricuh.

“Ada beberapa tahap pengamanan yang kita lakukan. Dari 602 personil gabungan TNI-Polri, kita akan bagi dua. Setengahnya mengamankan kampanye akbar di nomor urut satu (Bur-Nojeng) dan selebihnya di nomor urut dua (SK-HD),” kata Iskandar.

Selain itu, sambung Iskandar, patroli sebelum dan sesudah kampanye akbar juga akan ditingkatkan. Agar bisa mengantisipasi potensi rusuh dari massa. “Di satu sisi biar masyarakat tahu kita (polisi) tetap mengawal Pilkada Takalar dengan serius,” jelasnya.

Iskandar menjelaskan, apabila terjadi konflik antara massa kedua calon, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Sulsel dan Polres terdekat untuk mengirim pasukan. “Apabila ada keributan dan personil kita kurang, maka akan dikoordinasikan dengan Polda Sulsel, Polres Gowa, Jeneponto untuk menambah dan mem-backup Polres Takalar,” tambahnya.

Iskandar juga meminta dua pasangan calon untuk mengontrol simpatisannya. “Kepada simpatisan, boleh beda pilihan tapi jangan ada perpecahan di Takalar,” jelasnya. (mah)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top