Penjualan Emas Antam Stagnan – FAJAR sulsel
News

Penjualan Emas Antam Stagnan

Efek Kebijakan Donald Trump

MAKASSAR,UPEKS.co.id — PT Aneka Tambang (Persero) Tbk mengaku masih meraba pergerakan bisnis emas tahun ini. Pasalnya, kondisi pasar emas yang belum jelas tersebut ternyata terpengaruh oleh kebijakan Presiden AS, Donald Trump.

Makassar Representatif Head Logam Mulia PT Antam, Zet Logen mengatakan, untuk penjualan awal tahun ini masih stagnan seperti tahun lalu. Januari 2017, lanjut dia, pihaknya hanya mampu menjual 11 Kilogram (Kg) emas.

“Januari lalu juga kisaran begitu, seharusnya penjualan naik. Tapi akibat kebijakan Trump harga emas jadi mahal,” katanya.

Zet menjelaskan, hingga saat ini banyak investor yang menyelamatkan hartanya. Produksi emas pun meningkat, namun masyarakat cenderung tak membeli emas karena harganya yang menanjak. Saat ini juga, pihaknya belum diberikan target khusus dari pusat akibat adanya kerjasama dengan perusahaan BUMN yang belum rampung.

“Target kita belum diberikan angka pasti dari pusat karena ada beberapa kerjasama dengan PT Pos belum rampung. Nanti kalau sudah rampung dan harga sudah stabil maka kami berfokus pada target itu,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (7/2/17).

Untuk pasar Makassar, kata dia, Antam sendiri mencatat penjualan yang cukup manis di tahun 2016. Dari target penjualan 108 Kg, pihaknya sudah melampaui target tersebut hingga akhir tahun.

Sementara General Manager Logam Mulia Business Unit PT Antam, Dody Martimbang mengatakan, trend selama ini harga emas akan turun saat penghujung tahun, kemudian akan kembali naik di awal tahun. Namun, khusus momentun kali ini prediksi seperti itu tidak menjadi acuan.

Akibat efek kebijakan Donald Trump, kata Dody, prediksi bisnis emas Antam masih gelap. Belum adanya kepastian harga, menjadikan perusahaan juga masih urung menentukan target. Padahal, dalam beberapa tahun terakhir, Antam selalu mematok target 20% lebih tinggi dari realisasi sebelumnya.

“Bisnis Antam ikut dengan harga emas dunia. Naik atau turun akan berpengaruh kepada penjualan. Untuk sementara saya hanya bisa bilang, Antam masih wait and see. Efek Donald Trump membalikkan semua prediksi, jadi belum bisa dibaca,” ungkapnya.

Terlepas dari hal tersebut, Antam membukukan catatan cukup baik tahun ini. Target penjualan delapan ton emas telah terpenuhi bahkan sejak Juli lalu. Dari realisasi penjualan itu, 70 persennya merupakan pasar domestik. Sisanya untuk pasar luar negeri. Produk butik series berkontribusi paling banyak.

“Permintaan untuk butik series memang tinggi saat ini,” tuturnya. Bahkan tahun ini pihaknya akan menambah empat butik yakni di daerah padang, Kendari, Manado, dan Jakarta.(nda/rif)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top