Satgas Penindakan Lamban – FAJAR sulsel
News

Satgas Penindakan Lamban

Polemik Gudang Dalam Kota

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menerbitkan Surat Keputusan Walikota tentang satuan tugas (satgas) penindakan gudang dan ekspedisi dalam kota sejak akhir Januari 2017 lalu. Namun, satgas tersebut lamban karena belum bergerak hingga pekan kedua Februari ini.

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, penindakan gudang sebagai kewajiban pemerintah. Stakeholder terkait berkewajiban menindaklanjuti atau menyelesaikan persoalan gudang.

Penindakan gudang, kata Ramdhan, akan dilakukan usai rapat koodinasi khusus (rakorsus) Pemkot Makassar yang digelar Rabu (8/2/2017) kemarin.

Kepala Dinas Perdagangan Makassar, M Yasir membenarkan SK satgas yang sudah diterbitkan. Penindakan memang sudah beberapa kali direncanakan. Dan koordinasi terakhir disepakati penindakan akan dilakukan usai rakorsus.

Satgas, kata Yasir, sudah melakukan persiapan-persiapan guna melakukan penindakan gudang. Pihaknya baru saja mencetak kertas sebagai alat penyegelan gudang. “Kemarin telah cetak segel jumlah banyak,” kata Yasir yang merangkap sebagai Sekretaris satgas.

Lanjut Yasir, satgas berupaya menuntaskan masalah ini secepat mungkin. Target utama satgas terhadap sekitar 23 gudang. Pasalnya, pemilik gudang tersebut membuat pernyataan siap pindah ke kawasan gudang yang ditetapkan. Mereka menyatakan kesiapan pindah pada akhir 2016.

Karena itu, satgas akan mengecek gudang tersebut. Jika masih beroperasi maka satgas akan menyegelnya. Penindakan gudang pun sudah dikoordinasikan dengan Polda Sulsel. Polda Sulsel akan mengecek isi dan distrubisi.

Satgas ini terdiri dari Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Penataan Ruang dan Satpol PP. Satgas ini diketuai Asisten I bidang Pemerintahan Pemkot Makassar, M Sabri. (rul/ris)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top