Sehari, BPJS Kesehatan Layani 2.000 Warga – FAJAR sulsel
News

Sehari, BPJS Kesehatan Layani 2.000 Warga

-Aktivasi 4 Jam, Kartu Langsung Aktif

PALOPO — Memasuki pekan kedua dibukanya Posko Pendaftaran BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan, antrian warga masih terus membludak. Dalam sehari, petugas di posko pendaftaran melayani 2.000 warga Palopo yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Saat dikonfrimasi Palopo Pos, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Palopo, Adriansyah mengatakan sebanyak 38 Ribu warga Palopo belum menjadi peserta BPJS Kesehatan. Adapun posko pendaftaran ini dibuka selama dua bulan. Dan dalam sehari, petugas melayani sekitar 2.000-an warga atau sekitar 200 lebih Kepala Keluarga (KK).

”Pendaftaran kami buka dari pagi hingga pukul 15.00 Wita. Namun pelayanan hingga pukul 17.00 Wita. Pada pukul 15.00 Wita nomor antrian kami hentikan, dan kami melayani sisa antrian hingga pukul 17.00 Wita,” sebut Adriansyah kemarin.

Ia menyebutkan warga yang datang cukup membawa e-KTP dan Kartu Keluarga (KK). Selesai mendaftar, warga bisa langsung mengambil kartu. paling tidak butuh waktu 4 jam untuk aktivasi dan setelah itu bisa langsung digunakan.

”Kami tak melayani warga yang membawa KTP manual. Jika ada e-KTP dan KK yang bermasalah kami arahkan ke Dukcapil untuk klarifikasi. Karena kami link dengan Dukcapil pusat, kalau NIK tidak matching di pusat, maka aplikasi menolak,” bebernya, seraya menambahkan kalau pihaknya tidak menerima lagi surat domisili dari kelurahan.
Pengganti dr Muhammad Ali ini mengingatkan, agar dalam mendaftar warga tak boleh diwakili. Yang datang harus bersangkutan langsung.

”Kami lakukan ini untuk menghindari calo yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Selain itu, kalau ada masalah, kami bisa langsung membicarakan kepada kepala keluarganya, sehingga warga tak perlu bolak balik lagi ke posko,” jelasnya.

Ia menambahkan, bisa saja diwakili tapi lurah atau seklur yang mewakili langsung dengan membawa surat tanda terima. Ini berdasarkan kesepakatan hasil rapat bersama Sekkot Palopo, Asisten I, Dinkes, dan Dukcapil.

Saat ditanya kendala yang dihadapi selama dibukanya posko pendaftaran ini, Adriansyah mengaku tak ada yang signifikan, namun pun demikian masih ada beberapa kendala kecil yakni, masih ada warga luar datang dan mengatakan mereka sudah lama tinggal di Palopo tapi belum jadi penduduk Kota Palopo.

Kedua, masih banyak yang datang dengan membawa KTP manual bukan e-KTP. Dan ketiga ada peserta BPJS Kesehatan mandiri yang masih memiliki tunggakan.
”Jadi kami membuatkan surat pernyataan agar mereka membayar tunggakan,” jelasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Palopo mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS Kesehatan untuk memanfaatkan program Kesehatan Tuntas ini.

”Tidak boleh ada masyarakat Kota Palopo yang mau berobat dan mengalami kendala. Semua warga Kota Palopo yang mempunyai Kartu Keluarga (KK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Palopo akan dilayani BPJS Kesehatan di Rumah Sakit,” tegas orang nomor satu di Kota Palopo ini di hadapan warga.

Sementara itu, Kabag Humas, Maksum Runi menjelaskan, program cakupan semesta ini adalah program Pemkot Palopo bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Dimana memberikan kepastian layanan kesehatan bagi masyarakat Palopo di kelas III.

”Program ini hanya ada tiga di Indonesia yakni DKI, Aceh, dan Palopo. Dan Palopo, pertama di Indonesia Timur. Dimana masyarakat dilayani di BPJS untuk pengurusan kartu BPJS Kesehatan subsidi Pemkot Palopo hingga 2 bulan ke depan,” jelasnya.

Mantan Ketua KPU Kota Palopo ini menambahkan, jika masyarakat belum memiliki kartu dan akan berobat di Layanan Kesehatan RS dapat dilayani hanya dengan menunjukkan KTP dan atau KK Kota Palopo. Dan petugas RS yang akan mendaftarkan pasien tersebut ke BPJS Kesehatan.

”Intinya masyarakat Palopo yang memiliki KTP dan KK dapat dilayani kesehatannya dengan gratis di kelas III,” tandasnya.(rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top