Balapan di Jalan Andi Djemma Senggolan, Pengendara Revo Jatuh, Tewas… – FAJAR sulsel
News

Balapan di Jalan Andi Djemma Senggolan, Pengendara Revo Jatuh, Tewas…

PALOPO — Dua motor seperti balapan di Jalan Andi Djemma. Motor Revo warna merah dan Suzuki yang sudah dimodifikasi jadi motor balap (tanpa plat) melaju dalam kecepatan tinggi, Kamis 9 Februari 2017, pukul 23:40 Wita.

Pas akan melewati Toko Alfamidi, motor makin kencang melaju arah selatan. Brak! Mereka bersenggolan dan sama-sama jatuh. Naas bagi pengendara motor Revo, ia terlempar. Pengendara motor Revo seperti terbang dan jatuh pas sisi kiri jalan aspal.

Sedangkan pengendara motor Suzuki yang diketahui bernama Rio, warga asal Toraja terjatuh mencium aspal. ”Sepert sedang balapan. Ada yang meninggal di tempat,” ujar Ilham, salah seorang saksi mata yang nyaris korban dalam insiden tersebut.

Ilham, warga Pattene. Ia merupakan pegawai pada Dinas Pendidikan Kota Palopo. Ia sempat tertimpa motor yang bersenggolan tersebut. Ia saat itu bersama istri dari Hartaco membawa sangkar burung hendak pulang ke rumahnya di Pattene.

Kata dia, pengendara motor Suzuki tersebut melebar ke arah kanan hingga menabrak si pengendara motor Revo dan membuatnya meninggal di tempat.

Kondisi motor sangat parah. Pada bagian depan khususnya motor Suzuki yang belum diketahui identitasnya tersebut.

Hingga berita ini naik cetak pukul 00:00 Wita, identitas korban yang meninggal di tempat belum diketahui. Polisi kesulitan melacak asal usulnya, karena di badan tidak ada identitas.

Kabarnya, korban tewas terakhir dilarikan ke RSU Sawerigading Palopo. Sedangkan korban lainnya bernama Rio masih mendapat perawatan intensif di RS At-Medika Palopo.

Menurut saksi mata lain yang enggan disebutkan namanya. Tempat Kejadian Perkara di depan toko Alfamidi, dekat dari kantor Telkom. Dua motor jenis Honda Revo dan motor Suzuki melaju kencang dari arah utara menuju selatan.

“Kedua pengendara tersebut kebut-kebutaan dan saling bersenggolan. Mereka melaju dengan kecepatan tinggi hingga jatuh dan salah satunya meninggal di tempat,” ucap saksi mata.

Diduga mereka kesulitan mengendalikan motor tersebut saat melintasi jembatan karena permukaan jembatan memang tidak rata. Ditambah lagi kecepatan mereka sangat tinggi. Keduanya bersenggolan lalu jatuh. Bahkan, satu dari motor tersebut sempat terbang.

Peristiwa ini langsung mendapat perhatian dari Unit Laka Polres Palopo. Kanit Laka, Ipda Catur di TKP 15 menit setelah kejadian, mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan secara detail.

“Sampai saat ini belum diketahui identitas Korban yang meninggal dunia, barang berupa kendaraan semua sudah diamankan,” ucapnya.
Polisi amankan tiga unit motor. Ada motor Scoopy yang baru. Motor ini diduga kena imbas dari laka maut tersebut. Kemudian motor Suzuki yang sudah dimodifikasi jadi motor balap, dan Revo warna merah.

Rio sendiri mengalami sejumlah luka terbuka
Ia luka cecet di bahu kanan, luka lecet di dada, luka lecet di dada kanan, luka lecet di samping pinggang kanan.

Selanjutnya, luka lecet antara sela jari ke-3 dan 2, luka lecet lutut kanan, luka lecet di punggung jari telunjuk kiri, luka lecet di pinggang jari kiri, luka lecet di pinggang kaki kanan. (ald/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top