DPM-PTSP Dibebankan PAD Rp6,7 Miliar – FAJAR sulsel
News

DPM-PTSP Dibebankan PAD Rp6,7 Miliar

*Andi Habil: Target Itu Akan Kami Capai

MALILI--Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) tahun ini, harus bekerja ekstra keras mengenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Betapa tidak, PAD yang dibebankan Pemerintah Daerah (Pemda) yakni sebesar Rp6,7 miliar. Tahun 2016, target yang dibebankan hanya Rp5,7 miliar dan tahun 2017 ini Beban PAD meningkat hingga Rp6,7 miliar.

“Untuk tahun ini kita ditarget PAD sebesar Rp6,7 miliar untuk dua sektor, diantranya Rp4,4 miliar untuk sektor retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Rp2,1 miliar untuk sektor Izin Ganguan (HO),” kata Kepala Dinas DPM-PTSP Lutim, Andi Habil kepada Palopo Pos, Rabu 8 Februari 2017.

Dikatakanya, untuk target tahun 2017 ini bertambah dari tahun sebelumnya, mengingat tahun ini, di sektor IMB juga dibebankan yang sebelumnya dikelola Dinas Tarkim kini dibebankan ke DPM-PTSP.

“Yang akan digenjot untuk tahun ini yakni sebesar Rp6,7 miliar dari sektor IMB dan HO, meski begitu kita tetap optimis target PAD tersebut tercapai dengan adanya sektor pendapatan baru yang bisa menambah perolehan PAD,” harapnya.

Lanjut dikatakannya, saat ini pihaknya juga intes melihat perkembangan sektor PAD baru yang ada di Lutim. Dia juga mengatakan bahwa tahun ini selain ada tambahan sektor pendapatan di Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) sebesar Rp50 juta.

Selain itu, ada beberapa sektor baru yang dapat menambah peroleh PAD, diantaranya sebutnya bangununan baru PT Vale yang semntara dalam pembangunan, kemudian pembangunan pabrik Kepala Sawit yang rencanaya tahun ini ada dua yang akan dibangun di Desa Asana Kecamatan Burau dan satunya di Desa Tampinna, Kecamatan Angkona.

“Kalau ini masuk otomatis peroleh Pendapatan (PAD ) di sektor imb dan HO bertambah,” jelasnya.
Ditambahkanya, pencapaian target PAD tersebut, diakuinya tak lepas dari pelayanan prima melalui sistem jemput bola.

“Kami optimis dengan berbagai program pendekatan kepada wajib pajak termasuk mengaktifkan program jemput bola,dan mamaksimalkan pelayanan yang prima,target yang dibebankan juga dapat tercapai,” pungkasnya.(krm/ded)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top