Sehari, 2 Rumah Di Bone Dilalap Si Jago Merah – FAJAR sulsel
News

Sehari, 2 Rumah Di Bone Dilalap Si Jago Merah

SINJAI, UPEKS.co.id — Peristiwa kebakaran kembali terjadi di 2 tempat terpisah di kabupaten Bone, Kamis 9 Februari. Kebakaran pertama melanda Rumah Warga di Lingkungan Mattonging, Kelurahan Ceppaga Kecamatan Libureng, yang mengakibatkan rumah semi permanen nyaris ludes dilalap si jago merah, sekitar pukul 11.30 wita siang.

Menurut keterangan Heriana (30), anak korban, mengatakan, diduga api berasal dari korek api yang sedang dimaini oleh anaknya itu.

“Bapakku, mencium ada bau asap, sehingga anak saya lalu cepat menyiram api tersebut, namun api tiba-tiba membesar. Beruntung sejumlah warga setempat ikut membantu memadamkan api dengan alat seadanya,” kata Heriana sambil menangis

Heriana menyebutkan, api baru bisa padam sekitar pukul 12.00 setelah masyarakat setempat membantu.

“Pemadam kebakaran baru tiba setelah api padam. Api sempat memghanguskan lemari, sprin-bed dua buah, uang tunai 700 ribu ikut terbakar serta surat-surat rekening,” ungkapnya.

Sementara, Lurah Ceppaga Kecamatan Libureng, H. Bahtiar, menjelaskan api yang nyaris menghanguskan rumah warga tersebut mengakibatkan korban mengalami kerugian mencapai Rp 30 juta. “kerugian ditaksir 30 juta, dugaan sementara api bersumber dari api rokok. Musibah ini sudah dilaporkan kepada BPBD dan Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Bone. Untungnya sambung dia lagi, kebakaran ini tidak sempat membakar seluruh rumah, karena warga setempat cepat membantu memadamkan api,” katanya.

Di tempat terpisah peristiwa kebakaran juga terjadi di jalan Gunung Kelabat, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, mengakibatkan rumah milik Rugayya 60 tahun, rata dengan tanah setelah diamuk si jago merah. Peristiwa kebakaran hebat itu terjadi, sekitar pukul 12.40 wita.

Korban, Rugayya mengungkapkan, Kejadian kebakaran ini diduga terjadi akibat arus pendek listrik. “Diduga arus pendek karena saya sedang baring dan tiba-tiba api membesar dari atap rumah,” ujar Rugayya.

Sementara itu, Bungati (44) yang saat itu juga berada didalam rumah melihat api membesar dari atap rumah. “Saya lihat asal api dari atap rumah dan tiba-tiba saja kobaran api membesar karena angin kencang,” terangnya.

Empat Mobil pemadam kebakaran milik pemda Bone dikerahkan ke lokasi itu, berhasil menjinakkan kobaran api satu jam kemudian. Beruntung tidak ada korban jiwa pada insiden itu, Namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (egy)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top