Sidang Kasus Pembunuhan Ricuh – FAJAR sulsel
News

Sidang Kasus Pembunuhan Ricuh

SINJAI, UPEKS.co.id — Puluhan warga Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah mendatangi kantor Pengadilan Negeri (PN) Sinjai di jalan Persatuan Raya, Kamis (9/2).

Warga tersebut menghadiri sidang kedua dengan agenda pembacaan saksi kasus pembunuhan yang terjadi beberapa waktu lalu di Sinjai tengah.

Sempat terjadi kericuhan saat pelaku pembunuhan, Adi memasuki kantor Pengadilan Negeri Sinjai, kerabat korban meneriakinya dengan kata pembunuh dan mencoba mendekati pelaku untuk memukulnya. Namun dihalangi aparat keamanan dari Polres Sinjai.

“Saya minta pelaku dihukum seberat-beratnya karna telah membunuh anak saya secara tragis, padahal anak saya tersebut dalam kondisi sakit (Pincang) tak berdaya,” Kata Jamaluddin orang tua Korban.

Sementara itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Faizah menuturkan jika terdakwa saat ini masih dalam sidang keterangan saksi.

“Ini Sidang kedua, pasal 340 pembunuhan berencana, 338, 351 ancaman 15 tahun dan 20 tahun kita sudah hadirkan 5 orang saksi dan sidang selanjutnya agenda berikutnya kamis depan, kita masih memanggil 6 saksi berikutnya yang mengetahui kejadian kita panggil, ” Ujarnya.

Sebelumnya pada 15 November 2016 lalu, Indra (20) Pemuda yang tewas ditikam oleh Adi (27) warga Sinjai Tengah lantaran cemburu melihat pacarnya, Sinar (21) membonceng di motor korban saat hendak pulang ke rumahnya di Desa Kompang, Pemuda yang tinggal di Dusun Barugae, Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah ini tewas dengan 9 luka tusukan.

Korban dibunuh Saat dalam perjalanan tepatnya di Dusun Jira Sinjai tengah, keduanya dicegat oleh seorang pemuda dan langsung menikam korban Adi hingga berulang kali. Usai menghabisi korban, pelaku langsung melarikan diri.

Sampai berita ini diturunkan kerabat korban masih memadati kantor Pengadilan Sinjai, sementara Sidang masih berlangsung yang dipimpin oleh hakim ketua Luki eko adrianto, SH.MH. (egy)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top