Tanpa KTP-El Bisa Ikut Memilih – FAJAR sulsel
News

Tanpa KTP-El Bisa Ikut Memilih

ANGGOTA KPU RI, Hadar Nafis Gumay mengatakan, warga yang berdomisili pada wilayah penyelenggaraan pilkada namun belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) tidak serta-merta kehilangan hak pilihnya.

Hal itu ditegaskan Hadar Nafis dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2017 antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dengan Bawaslu RI, DKPP, pemerintah, TNI, Polri, serta partai politik.

Hal itu karena dalam penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT), KPU tidak hanya berpedoman pada KTP-el yang dimiliki oleh warga yang didaerahnya menyelenggarakan pilkada.

“Di dalam kami (KPU) menyusun bukan artinya semua yang dimasukkan dalam DPT kami itu sudah mempunyai KTP elektronik. Jadi kalau ada berita ada sekian juta warga di daerah pilkada yang belum mempunyai KTP elektronik itu bukan berarti mereka otomatis akan kehilangan hak pilihnya,” kata Hadar.

Meskipun warga belum memiliki KTP-el, Hadar menjelaskan bahwa KPU akan tetap memasukkan warga tersebut ke dalam DPT. Dengan syarat yang bersangkutan sudah terekam dalam basis data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang dikelola oleh pemerintah.

“Sepanjang mereka sudah ada di dalam data base kependudukan pemerintah baik itu melalui Daftar Potensial Pemilih Pilkada/DP4 yang kami terima dari pemerintah atau ada dalam data base SIAK, maka itu menjadi dasar kami untuk masuk ke dalam DPT,” tutur dia.

Bagi warga yang memiliki hak pilih dalam pilkada, tetapi belum sama sekali tercantum dalam basis data kependudukan pemerintah, Hadar menjelaskan, KPU sudah mengeluarkan surat ajakan untuk mencatatkan data kependudukan masing-masing warga.
Termasuk meminta surat keterangan kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) masing-masing daerah untuk keperluan memilih.

“KPU mengeluarkan surat kepada mereka untuk mengingatkan kembali bahwa bapak dan ibu sekalian belum ada ini di dalam database pemerintah, oleh karena itu segeralah untuk mendatangi kantor-kantor Disdukcapil,” terang Hadar.

Setelah mengantongi surat keterangan dari Disdukcapil, warga tersebut baru dapat menggunakan hak pilihnya dalam pilkada. Begitu pula bagi warga yang sudah memiliki KTP-el tetapi belum terdaftar dalam DPT. Warga dengan kasus tersebut akan terdaftar sebagai pemilih tambahan, yang oleh KPU akan dimasukkan dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Namun calon pemilih itu baru bisa menggunakan hak pilihnya pada satu jam terakhir menjelang ditutupnya pemungutan suara di TPS. Yakni pukul 12.00 hingga pukul 13.00 waktu setempat. (mah)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top