Waspada Kebakaran! – FAJAR sulsel
News

Waspada Kebakaran!

1-KEBAKARAN

Empat Rumah Dilalap Api

PENULIS : HERMAN KURNIAWAN

WATAMPONE, RB—Kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kamis 9 Februari kemarin sekira pukul 11.00 Wita. Sebanyak empat rumah dilalap si jago merah, dua diantaranya rata dengan tanah.
Kedua rumah yang rata de-ngan tanah adalah milik Rugayya (70) dan Bungati (44). Sedangka rumah lainnya yang masih bisa diselamatkan adalah milik Nurdin (60) dan Nursida (51). Rumah keduanya cuma terbakar pada bagian dinding.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah, Bungati yang ditemui RADAR BONE di TKP menyebutkan saat kebakaran rumahnya dalam keadaan kosong. Bungati mengaku berangkat berjualan di halaman SMPN 2 Watampone. Sementara suaminya, Bahar juga sedang berada di luar rumah.

“Habis rumahku dan isinya terbakar. Mau diapa ini cobaan,” katanya sambil meneteskan air mata. Bungati menambahkan, api bersumber dari kompor. Sesaat sebelum meninggalkan rumah, ibunya sedang memasak air di rumahnya. “Mungkin dari api kompor, karena waktu saya mau keluar memang mama saya(Rugayya) masak air,” jelasnya.

Keluarga Bungati sempat panik. Pasalnya, padasaat terjadi kebakaran nenek Rugayya (Ibunda Bungati) yang tinggal sendiri di rumahnya sempat menghilang. Sejumlah warga bahkan mengira dia terjebak api.
“Setelah dicari ternyata sudah ada petugas yang mengevakuasi ke rumah kerabat terdekat. Anaknya menangis semua karena mengira nenek terjebak api,” kata Ani, kerabat Bungati.

Petugas pemadam kebakaran dibantu warga berhasil menjinakkan api satu kemudian, dengan menerjunkan empat armada pemadam kebakaran. Meski kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone, H Bahar Kadir mengharapkan kewaspadaan warga di tengah cuaca ekstrem yang terjadi saat ini. Diakui Bahar sikap waspada tidak ditujukan kepada bencana puting beliung, namun angin kencang yang terjadi saat ini perlu juga mewaspadai terjadinya kebakaran. “Semua bencana alam patut diwaspadai di tengah cuaca ekstrem yang terjadi, termasuk harus waspada terhadap kebakaran,” harapnya.

Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bone, sepanjang 2016 tercatat 43 kasus kebakaran dengan kerugian materi ditaksir Rp5.673.800.000.
Memasuki 2017, peristiwa kebakaran menunjukkan tren peningkatan. Selama Januari saja sudah 13 kasus kebakaran yang terjadi dengan nilai kerugian materi berkisar Rp1,7 miliar. Yang patut disyukuri karena sejauh ini belum ada korban jiwa.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bone, H Muh Syukri SSos berharap kebakaran tahun ini tidak sehebat 2016. “Kasus kebakaran tahun lalu memang angka yang cukup tinggi. Mudah-mudahan tahun ini mengalami penurunan meski di bulan Januari sudah 13 kasus kebakaran,” ungkap Syukri.

Syukri membeberkan penyebab kebakaran bermacam-macam, mulai hubungan arus pendek atau korsleting hingga kelalaian manusia, seperti pemilik rumah lupa mematikan kompor sebelum meninggalkan rumah.

RADAR BONE

loading...
Click to comment
To Top