148 Pajak Online Beroperasi – FAJAR sulsel
News

148 Pajak Online Beroperasi

Pengelolaan Perpajakan Secara Elektronik

Smart tax sebagai pengelolaan perpajakan secara elektronik di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar. Ada 148 unit alat yang beroperasi merekam transaksi yang dikenakan pajak.

Sekretaris Bapenda Makassar, Suwiknyo menerangkan, pajak online mulai diterapkan sejak 2015 lalu. Bapenda merencanakan pemasangan 250 pajak online selama 2015-2016.

“Ada 231 alat yang terpasang pada 2015-2016, yang siap online ada 110. Tahun ini tambah 250 lagi, dengan nama tapping box,” kata Suwiknyo, Jumat (10/2/2017).

Selain tapping bos, Bapenda Makassar juga bekerjasama dengan salah satu bank untuk memasang 250 pajak online. Alatnya berjenis bare bone. Namun, yang beroperasi hanya 38 unit saja.

Menurutnya, penerapan tapping box memang lebih memudahkan ketimbang dengan bare bone. Tapping box, katanya, lebih kompatibel. Pajak online tersebut diterapkan pada empat sektor pendapatan, yakni pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan dan pajak parkir.

Penerapan pajak online juga menunjukkan perubahan positif terhadap pendapatan Bapenda pada keempat jenis pajak tersebut.
Di mana, pajak hotel terealisasi Rp7,03 miliar per 31 Januari 2017. Periode yang sama atau 31 Januari 2016 hanya Rp3,1 miliar. Pajak restoran dari Rp6,5 miliar menjadi Rp7,4 miliar, pajak hiburan dari Rp1,4 miliar naik menjadi Rp2,5 miliar dan Rp800 juta menjadi Rp1,1 miliar untuk pajak parkir.

Lanjut Suwiknyo, Bapenda Makassar masih terus melakukan sosialisasi terhadap penerapan pajak online kepada wajib pajak di Kota Makassar.”Masih tetap sosialisasi karena jangan sampai wajib pajak kaget,” katanya.

Bapenda menargetkan terpasang 350 pajak online pada Mei 2017 nanti. Dan jika pemasangan tuntas maka akan ada 750 pajak online. Idealnya, Bapenda Makassar membutuhkan 1.000 unit. Namun, penerapan pajak online juga membutuhkan anggaran yang besar.

Sedangkan secara keseluruhan, Bapenda meraih pendapatan Rp50,896 miliar hingga 31 Januari. Rinciannya, pajak Rp50,79 miliar dan retribusi Rp106 juta.

Pendapatan tersebut melampaui target pada Januari 2017. Targetnya, yakni pajak Rp50,2 miliar dan retribusi Rp63 juta. Realisasinya juga lebih tinggi dibanding 31 Januari 2016. Tahun lalu, Bapenda hanya meraih Rp40 miliar dari pajak dan retribusi Rp60 juta.

“Tren pendapatan memang naik, tapi belum membanggakan, jadi masih harus kerja keras memang sekarang supaya bisa dapat target,” tekan Suwiknyo.

Sebelumnya, Kepala Bapenda Makassar, Irwan Adnan mengatakan, smart tax merupakan penerapan pajak online. Bapenda Makassar memang melakukan pemasangan pajak online sejak 2015 lalu.

Pajak online menyasar pendapatam di sektor pajak restoran, hotel, parkir dan pajak hiburan. Objeknya sebanyak 250 pajak online.
“Smart tax ini terus berjalan,” singkat Irwan. (rul/ris)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top