Astaga,… Pengurus Panti Peluk dan Raba-raba Tubuh Murid – FAJAR sulsel
News

Astaga,… Pengurus Panti Peluk dan Raba-raba Tubuh Murid

* Dilapor ke Polisi

PALOPO — Polres Palopo menangani laporan kasus dugaan pencabulan. Kasus ini dilaporkan oleh tiga murid salah satu panti asuhan di Jalan Andi Djemma, Jumat 10 Februari 2017.

Mereka mengaku korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh pengurus panti asuhan tersebut. Katanya, pengurus memeluk dan raba-raba bagian sensitif korban dengan kakinya.

Tiga korban yang melapor ke polisi, masing-masing, inisial Ra, 14 tahun, Ik, 13 tahun, dan At, 13 tahun. Selama dimintai keterangannya oleh polisi, para korban didampingi oleh orang tuanya.

Setelah menerima pengaduan para korban, petugas dari Reskrim kemudian meluncur ke panti asuhan di Jalan Andi Djemma dan mengamankan terduga cabul yang diketahui Isman Hasyr, 54 tahun.
Hingga sore kemarin, korban dan terduga masih dimintai keterangan lebih intensif.

Para korban tiba di kantor Polres Palopo, pukul 17:00 Wita. Petugas masih melakukan pemeriksaan kepada ketiga korban. Setelah beberapa menit menunggu, salah seorang korban AT yang sempat dimintai keterangan bersama ibunya.

Saat ditanya tentang kronologis kejadiannya korban malu-malu dan tidak mau berbicara banyak. Namun, akhirnya ia juga mau menceritakan sedikit kisahnya itu. Dengan wajah yang lugu, ia berkata bahwa pelaku melakukan tindakan tak senonoh tersebut kepadanya dan temannya.

“Saya hanya diraba-raba dan disentuh kemaluanku dengan menggunakan kakinya. Juga saya dipeluk dan juga diminta untuk pijit-pijit dia,” aku korban.

Dari keterangan yang didapatkan juga bahwa ternyata ketiga korban berasal dari luar Kota Palopo. Ada yang orang tuanya dari Mangkutana, Morowali, dan Sukamaju.

Dari keterangan orangtua korban yang tidak ingin dikorankan, mengatakan jika perbuatan pelaku ini bukan hanya sekali dilakukan, tapi lebih dari sekali. ”Begitu juga dengan korbannya bukan hanya baru tiga yang melapor akan tetapi masih ada lagi lainnya namun tidak melaporkannya,” tuturnya.

Katanya, ia pernah membawa salah seorang korban ke rumah orang tua pelaku di Pattedong. ”Selama sehari pelaku tinggal di sana,” katanya. Saat ini, petugas masih melakukan pemeriksaan lebih mendalam kepada ketiga korban tersebut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Andi Rahmat, yang konfirmasi Palopo Pos, malam tadi, mengatakan, saat ini, masih tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut. ‘Guna meminta keterangan lebih dalam dari korban,” ungkapnya.

”Korban didampingi oleh orang tuanya saat dimintai keterangan dan ini akan kami tindak lanjuti terus,” ujarnya.
Sementara itu, panti asuhan di Jalan Andi Djemma terlihat lengang dan seperti tidak ada apa-apa terjadi.

Salah seorang pembina panti yang hendak dimintai keterangan, ia tidak mau berbicara terlalu banyak terkait kasus yang dilakukan salah seorang pengurus panti. ”Kami serahkan kepada polisi. Biar polisi yang tangani,” ujarnya.(rp1/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top