Godok Ranperda Inisiatif, Legislator Ikut Bimtek – FAJAR sulsel
News

Godok Ranperda Inisiatif, Legislator Ikut Bimtek

Bimtek

Legislator DPRD Bone bertekad untuk menerbitkan peraturan daerah (Perda) inisiatif. Tak tanggung-tanggung ada
tiga ranperda yang menjadi prioritas dan masuk dalam program legislasi daerah (Proglegda).

Askar Syam, Watampone

Untuk mendapatkan pembekalan dalam menghadapi pembahasan ranperda yang akan dibahas. Anggota DPRD Kabupaten Bone, mengikuti bimbingan teknis (Bimtek), bertempat di Hotel Mercure Jakarta, 9-12 Februari.
Bimtek digelar mengingat anggota DPRD memiliki peran penting yang strategis, dan diharapkan melalui bimtek
ini, mampu meningkatkan kapasitas serta kompetensi dari seluruh anggota dewan.

Hal ini ditegaskan Ketua DPRD Bone, Drs A Akbar Yahya MM, Jumat 10 Februari kemarin. “Bimtek kali ini, merupakan bagian optimalisasi fungsi dan wewenang DPRD dalam progres penyusunan dan penetapan ranperda inisiatif DPRD Bone,” ungkap Akbar.

“Termasuk penyusunan rancangan tata tertib DPRD,” tambahnya. Anggota DPRD Bone, Ir Efendi menambahkan, bimtek merupakan agenda rutin DPRD Bone. Apalagi dewan lanjut dia, tengah menghadapi pembahasan ranperda inisiatif, dimana rancangannya sudah selesai digodok di badan legislasi.

Diketahui, pada prolegda tahun 2017, DPRD Bone mendorong tiga ranpeda inisiatif yakni ranperda penyelenggaraan kabupaten sehat, ranperda perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas dan ranperda tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Bupati Bone, Dr HA Fahsar M Padjalangi MSi turut hadir membuka bimtek yang diikuti seluruh legislator
tersebut. Sebelumnya, Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kabupaten Bone, menggelar rapat membahas program legislasi daerah, khususnya program peraturan daerah (Properda) yang menjadi prioritas untuk dibahas di Tahun 2017, Selasa 7 Februari lalu.

Baleg telah menetapkan tujuh rancangan peraturan daerah yang akan dibahas dan dibagi dalam dua tahap pembahasan, yakni tahap pertama terdiri dari empat ranperda dan tahap kedua terdiri dari tiga ranperda. Tujuh ranperda yang masuk dalam program legislasi daerah, meliputi ranperda pemberangkatan dan pemulangan jamaah
haji, ranperda penyelenggaraan kabupaten sehat, ranperda perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, ranperda penyelenggaraan administrasi kependudukan, ranperda tanggungjawab sosial dan lingkungan perusahaan (TSLP/CSR), ranperda pengendalian dan pengawasan angkutan barang dengan kendaraan bermotor umum dalam wilayah Kabupaten Bone serta ranperda perusahaan daerah.

Empat ranperda teratas (Pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji, disablitas, kabupaten sehat dan administrasi kependudukan), masuk prioritas untuk dibahas di tahap pertama.
Ketua Badan Legislasi DPRD Bone, A Muh Idris Alang mengatakan, baleg fokus mengkaji naskah akademik
dari masing-masing ranperda.Keempat ranperda yang masuk tahap pertama lanjut dia, akan dibahas di masa sidang pada Mei mendatang.

“Total dari tujuh ranperda, ada tiga yang merupakan inisiasi DPRD Bone dan sisanya (Empat ranperda),
merupakan inisiasi dari eksekutif,” ungkapnya. Anggota baleg, Rismono Sarlim menambahkan,
tiga ranperda yang merupakan inisiasi DPRD Bone, masing-masing ranperda disabilitas, penyelenggaraan kabupaten sehat dan ranperda TSLP.

“Dua diantaranya masuk dalam masa sidang tahap pertama yang sudah kita sepakati melalui rapat baleg tadi,” pungkasnya.

*

Legislator DPRD Kabupaten Bone, saat mengikuti bimtek bertempat di Hotel Mercure Jakarta, Jumat 10 Februari kemarin

Legislator DPRD Kabupaten Bone bersama pejabat Pemkab Bone, saat mengikuti bimtek bertempat di Hotel Mercure Jakarta, Jumat 10 Februari kemarin

RADAR BONE

loading...
Click to comment
To Top