KASN Tolak Revisi UU ASN, MenPAN Dorong P3K – FAJAR sulsel
News

KASN Tolak Revisi UU ASN, MenPAN Dorong P3K

* Suram Jadi CPNS, Honorer K2 Rencana Aksi Besar-besaran 22-23 Februari

PALOPO — Kabar buruk bagi honorer K2 datang dari Jakarta. Di tengah penantian ribuan K2 di Tana Luwu diangkat jadi CPNS lewat revisi UU ASN, wacana mengangkat honorer K2 lewat perubahan tersebut makin redup di DPR RI.

Belakangan berhembus kabar Kantor Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak usul inisiatif DPR RI tersebut. Sedangkan kemenPAN-RB mendorong PP tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Padahal, honorer K2 di Tana Luwu sejak awal mendukung revisi UU ASN. Mereka juga minta pemerintah mendukung revisi yang kini sedang berproses. Sebab, itu jalan satu-satunya bagi honorer K2 untuk diangkat PNS. Karena kalau ikut pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dinilai membuat peluang honorer menjadi CPNS tertutup. Terutama yang berusia di atas 35 tahun.

”Kami menolak semua rencana MenPAN-RB. Jalan satu-satunya bagi honorer K2 untuk diangkat PNS adalah lewat revisi UU ASN,” tandas salah seorang honorer K2 yang minta tidak disebutkan namanya, Jumat 10 Februari 2017, kemarin.

Ia juga mendengar kabar dari Jakarta kalau pemerintah berencana lebih fokus menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu isi PP itu adalah soal pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). ”Terus terang banyak honorer yang di atas 35 tahun gugur dengan sendirinya kalau pemerintah lebih fokus merekrut P3K,” tambah dia.

”Jika menjadi PPPK, mereka mesti mengikuti tes kembali,” kata honorer itu.
Di Kota Palopo, sekitar 2.623 orang honorer K2 di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo. Ada yang berusia di atas 35 tahun, ada juga yang masih di bawahnya.

Mereka juga mendukung usul DPR RI tersebut. ”Ini harapan kami satu-satunya. Semoga pemerintah dan DPR RI cepat menemui kata sepakat,” tambah salah seorang honorer K2 Palopo, kemarin.

Sebelumnya, Kepala BKD Kota Palopo, Dahri Saleng, mengatakan, pihaknya terus memonitor kabar dari Jakarta soal revisi UU ASN dan PP yang mengatur tentang P3K dan honorer. ”Tidak ada yang bisa dilakukan, kecuali menunggu keputusan dari pusat,” ujar Dahri Saleng.

Dari sejumlah daerah di Indonesia, honorer K2 seperti tidak sabar berdemonstrasi di KASN. Honorer K2 dari Malut, misalnya, ia tidak sabar berdemonstrasi di Kantor Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Kami honorer K2 dari? Malut sudah tidak sabar “membumihanguskan” Kantor MenPAN-RB karena kami sudah dizalimi berulang kali,” serunya.
Sayafie mengaku tak takut mati jika ada aparat yang menghalangi dalam aksi nanti.

Puluhan ribu honorer kategori dua (K2) dipastikan? melakukan aksi demo besar-besar pada 22-23 Februari. Aksi dua hari ini sebagai protes terhadap sikap Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Prof Sofyan Effendy dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur.

Di mana Sofyan menolak revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN), karena akan dijadikan pintu masuk untuk mem-PNS-kan jutaan honorer K1 dan K2.
Sedangkan Menteri Asman, mendorong penetapan PP Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian? Kerja (PPPK).

“Kami kecewa dengan pemerintah karena tidak serius menyelesaikan masalah honorer K2. Penyelesaiannya tarik ulur, hari ini memberikan angin segar, besoknya buat kami sedih dan marah,” kata Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN, Jumat 10 Februari 2017.

Sebagai bentuk kekecewaan honorer K2,? akan dilakukan aksi besar-besaran selama dua hari. Yakni 22 Februari di Kantor KASN dan 23 Februari di Kantor KemenPAN-RB.

“Banyak honorer K2 yang tersebar di lima kepulauan besar Indonesia menyatakan siap mengepung Kantor MenPAN-RB dan KASN. Siapa pun yang menolak revisi UU ASN, akan berhadapan dengan kami,” tegasnya.(jpnn/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top