Pemkot hanya Setujui Rp40 Miliar – FAJAR sulsel
News

Pemkot hanya Setujui Rp40 Miliar

Untuk Pelaksanaan Pilwali Makassar

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar hanya menyetujui anggaran sebesar Rp40 miliar untuk pelaksanaan Pilwali pada 2018 mendatang.

Nilai tersebut jauh di bawah permintaan KPUD Kota Makassar yakni Rp65 miliar.Pemkot Makassar melalui Kesbangpol meminta Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Makasssar untuk menjadikan Perwali sebagai acuan dalam penyusunan anggaran.

Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga Kesbangpol Kota Makassar, Ahmad Namsung, mengatakan bahwa dalam menetapkan biaya kebutuhan Pilwali, KPUD perlu merujuk pada Peraturan Walikota Makassar nomor 42 tahun 2015 tentang Standar Biaya Tahun Anggaran 2016.

Untuk itu, Ahmad menyarankan hal tersebut dengan alasan saat menjabat sebagai anggota KPUD pada periode sebelumnya, pihaknya menggunakan standarisasi Perwali. Apalagi lanjutnya, anggaran yang dipergunakan KPUD merupakan anggaran dari Pemerintah Kota Makassar.

“Selain itu, Kesbangpol juga akan mengambilalih kegiatan KPU Makassar yang telah diusulkan kepada Pemerintah Kota Makassar, yakni review pelaksanaan Pilkada serentak 2015 pada 11 kabupaten di sel. Karena dianggap kegiatan tersebut merupakan kewenangan Kesbangpol Kota Makassar,” jelasnya.

Terpisah, Anggota KPUD Kota Makassar Rahma Sayyied menjelaskan, pihaknya saat ini fokus melakukan pemuktakhiran data pemilih berkelanjutan, rapat persiapan pra tahapan, dan penyusunan Rancangan Anggaran Belanja (RAB).

Namun ada beberapa ketidak sepahaman antara Kesbangpol dengan KPUD Kota Makassar mengenai anggaran yang akan diberikan. “Banyaknya kekurangan dana dari yang akan dianggarkan akan menyulitkan KPU dalam melaksanakan Pilwali,” katanya, kemarin.

Rahma menambahkan, ketidaksepahaman tersebut berada pada acuan yang diinginkan oleh Kesbangpol setelah anggara telah diverifikasi. “Kami tidak akan menjadikan Perwali sebagai acuan atau dasar dalam menyusun anggaran Pilwali,” tegasnya. (mg04/mah)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top