Usulkan Anggaran Rp74 M, Pemda Bilang Begini – FAJAR sulsel
News

Usulkan Anggaran Rp74 M, Pemda Bilang Begini

Andi Hasanuddin, Kepala Bidang Anggaran DPKAD Bone

PENULIS : ASKAR SYAM

WATAMPONE, RB–Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bone, A Hasanuddin mengakui usulan anggaran KPU untuk pelaksanaan tahapan pilkada sudah masuk ke tim anggaran Pemda Bone. Menurut Andi Daddi sapaan akrab kabid anggaran, KPU mengusulkan anggaran pelaksanaan pilkada sebesar Rp 74 miliar.

Pemda lanjut dia, telah mensilpakan anggaran sebesar Rp30 miliar dari APBD 2015 dan 2016. Hanya saja untuk pencairan dana Silpa tersebut lanjut dia, harus melalui ketentuan hibah.

Andi Daddi juga menyebutkan, Pemda Bone telah mengalokasikan anggaran Rp10 miliar di APBD Pokok Tahun Anggaran 2017. “Jadi ketika tahapan Pilkada sudah mulai berjalan anggaran ini bisa dicairkan. Bahkan kemungkinan bisa bertambah di APBD perubahan, ketika dana yang kita siapkan tersebut tidak cukup,” pungkasnya.

Sementara itu, Meningkatnya honorarium penyelenggara pemilu ditingkat bawah yakni PPK, PPS dan KPPS, berdampak terhadap penganggaran untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang.
Hitung-hitungan KPU, untuk pelaksanaan seluruh tahapan Pilkada Bone, dibutuhkan anggaran mencapai Rp74 miliar. Tidak termasuk dana sharing dari Pemprov Sulsel untuk pelaksanaan Pilgub.

Hal itu diakui Sekretaris KPU Bone, Alimin Arsyad. Alimin mengakui, anggaran pilkada meningkat seiring adanya regulasi yang mengatur besaran honorarium penyelenggara pemilu khususnya PPK, PPS dan KPPS.
“Kita sudah ajukan ke Pemkab Bone soal anggaran pilkada yang kami butuhkan. Sisa menunggu konfirmasi dari tim anggaran Pemkab Bone untuk rasionalisasi anggaran pilkada,” ungkapnya kepada RADAR BONE, Senin 6 Februari kemarin.

Alimin Arsyad, Sekretaris KPU Bone

Alimin Arsyad, Sekretaris KPU Bone

Alimin menyebutkan, Pemkab Bone telah mensilpakan anggaran sebesar Rp30 miliar, masing-masing Rp15 miliar di APBD Tahun Anggaran 2015 dan Rp15 miliar di APBD 2016.
Sementara untuk pelaksanaan Pilkada Tahun 2013 lalu, KPU sebut Alimin hanya menghabiskan anggaran berkisar Rp20 miliar.

“Termasuk APK (Alat Peraga Kampanye) masing-masing pasangan calon, kita (KPU,red) yang siapkan. Itu yang menyebabkan anggaran pilkada meningkat drastis,” terangnya.

Sebelumnya, pada saat menggelar media ghatering, Ketua KPU Bone, Aksi Hamzah menyebutkan Aksi menyebutkan, untuk pelaksanaan pilkada serentak, dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit. “Untuk honor PPK kebawah saja, dibutuhkan anggaran berkisar Rp39 miliar. Belum lagi APK (Alat Penyelenggara Kampanye) yang berkisar Rp8 miliar. Itu karenakan regulasi baru, APK disiapkan oleh KPU,” tutupnya.

RADAR BONE

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top