Oknum Pejabat Diduga Preteli Randis – FAJAR sulsel
News

Oknum Pejabat Diduga Preteli Randis

IMG-20170210-WA0012

PENULIS : ROSDIANA SULJA – BAHARUDDIN

WATAMPONE, RB–Mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, A Muh Nur Amin telah mengembalikan mobil dinas yang pernah dipakainya saat memimpin SKPD tersebut. Hanya saja randis yang pengadaannya dilakukan sekira enam bulan lalu kondisinya memprihatinkan.

Mobil dinas itu diduga dipreteli peralatan dan aksesorinya, seperti ban, jok dan tape. Peralatan dan aksesori mobil tersebut diganti dengan peralatan dari mobil lama. Hal itu sempat membuat Bupati Bone Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi MSi berang, Kamis 9 Februari lalu. Sekkab Bone HA Surya Darma SE MSi yang dikonfirmasi RADAR BONE melalui sambungan telepon, Jumat 10 Februari lalu menegaskan segera memanggil oknum pejabat tersebut.

“Pejabat Pemkab Bone tidak boleh berkelakuan seperti itu. Itu akan mempermalukan diri sendiri. Saya akan segera memanggilnya dan meminta agar segera mengembalikan peralatan mobil yang dicopot,” tegasnya.

Informasi yang diperoleh RADAR BONE, mobil dinas tersebut kini sementara diamankan di Rujab Bupati Bone.
Nur Amin melepas mobil dinas milik Kantor Ketahanan Pangan setelah dirinya digeser menjadi Camat Kajuara.
Nur Amin yang dikonfirmasi RADAR BONE terkait pencopotan peralatan dan aksesori mobil dinas tersebut, membenarkan jika peralatan mobil dinas yang pernah digunakan itu sebagian sudah diganti, tapi bukan dengan sengaja untuk diganti karena ingin mendapatkan keuntungan, melainkan pada saat digunakan mobil terlalu rendah, sehingga peralatannya diganti, supaya lebih tinggi.

”Kami ganti peralatannya semata-mata untuk kenyamanan pada saat saya pakai. Karena pada saat itu kami tidak pernah bayangkan kalau saya akan dimutasi, sehingga diganti, makanya pada saat mau dikembalikan, kami minta waktu untuk memperbiki semua sebelum dikembalikan, namun sudah mendesak untuk dikembalikan, sehingga dikembalikan sebelum diganti alatnya, tapi alatnya itu tetap juga asli semua, hanya saja beda dengan yang pertama ukurannya,” jelas Nur Amin saat dihubungi RADAR BONE, Minggu 12 Februari kemarin.

Mantan Camat Patimpeng itu menegaskan dirinya siap mengembalikan randis tersebut seperti kondisi semula.
“Kalau masalah itu kami siap kembalikan semua seperti biasa, bahkan kami sudah bicara dengan Sekda karena itu hanya persoalan intern. Tidak ada niat saya sedikit pun untuk mendapatkan keuntungan, sehingga alatnya diganti, melainkan hanya untuk kenyaman pada saat saya pakai di jalan yang berlubang. Selama ini tidak pernah juga saya membuat kesalahan, karena kami selalu terbuka. Ini terjadi bukan karena kesengajaan untuk mendapatkan keuntungan,” tandasnya.

RADAR BONE

loading...
Click to comment
To Top