Polres Waspadai Penggunaan Suket – FAJAR sulsel
News

Polres Waspadai Penggunaan Suket

MAJENE, UPEKS.co.id — Kepolisian Resor (Polres) Majene mengerahkan 1.280 personel, termasuk petugas Satpol PP dan Limnas, serta dukungan TNI dan Brimob untuk pengamanan Pilkada Gubernur Sulawesi Barat pada 15
Februari mendatang.

Kepala Polres Majene AKBP Grendie Teguh Pidegso mengatakan, ada sekitar 1.280 personel yang akan diturunkan untuk mengamankan jalannya Pilkada Gubernur Sulbar di Kabupaten Majene.

“Sekitar 1.280 personel, termasuk petugas Satpol PP dan Linmas, TNI dan Brimob yang dikerahkan untuk pengamanan Pilkada Gubernur Sulbar,” kata AKBP Grendie usai memimpin apel pasukan di Lapangan

Prasamya Majene, dihadiri Bupati Majene Fahmi Massiara bersama Ketua KPU Majene Asmanuddin.

AKBP Grendie menyebutkan, selain mengamankan pergerakan massa pendukung kandidat, pengamanan juga dilakukan dengan menempatkan Personel di Kantor penyelenggara Pilkada, yakni KPU dan Panwaslih.

Untuk pengamanan di TPS ada sekitar 160 personel yang diturunkan.

“Kemudian pola pengamanan di TPS yang digunakan, TPS kategori aman sebanyak 2 Polisi 10 Linmas untuk 5 TPS, untun TPS rawan satu, 2 Polisi 4 Linmas untuk 2 TPS, sedangkan TPS rawan kedua, 2 Polisi 2 Linmas untuk 1 TPS,”terangnya.

Grendie juga menegaskan, personel yang dilibatkan dalam pengamanan di TPS diharuskan mengetahui jumlah DPT, kemudian berapa Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan, agar tidak menjadi peluang disalahgunakan oleh oknum.

“Yang perlu diwaspadai adalah suket. Karena suket hanya berlaku sampai tanggal 15 Februari 2017 sampai hari pencoblosan. Kita tidak ingin ada yang menyalahgunakan,” katanya.

Makanya, Grendie merekomendasikan kepada Dukcapil, KPU, Panwaslih untuk selalu update data yang diberikan kepada KPPS. “Di setiap TPS harus mengetahui suket mana yang terbaru agar segera di data di TPS,”tegasnya. (ali/mah)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top