Bur Habiskan Rp1,4 M, SK Rp246 Juta – FAJAR sulsel
News

Bur Habiskan Rp1,4 M, SK Rp246 Juta

Akuntan Audit Dana Kampanye

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Takalar telah menerima Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) dari dua pasangan calon pada akhir pekan lalu.

Data yang diperoleh dari KPUD, Senin (13/2) kemarin, pasangan calon nomor urut 1 Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim melaporkan penggunaan dana selama kampanye mencapai Rp1,4 miliar lebih. Kemudian saldo sisa sebanyar Rp1.650 ribu.

Selanjutnya pasangan nomor urut dua, yakni Syamsari Kitta-Achmad Daeng Se’re atau H Dede (SK-HD) hanya menghabiskan dana kampanye sebanyak Rp246 juta lebih. Saldo sisa Rp619.820.

Ketua KPUD Kabupaten Takalar, Jussalim Sammak menjelaskan, sesuai aturan PKPU ada tiga tahapan laporan dana kampanye. Yakni laporan awal dana kampanye (LADK), Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK), dan terakhir. Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).

“Penggunaan dana kampanye ini wajib dilaporkan karena bisa membatalkan calon terpilih nantinya. Itu kalau yang dilaporkan tidak sesuai. Misalnya dana sumbangan,” terang Jussalim, kemarin.

Menurut Jussalim, penggunaan dana kampanye ini dilaporkan satu hari sesudah masa kampanye berakhir. Adapun kedua pasangan calon yang menjadi peserta Pilkada Takalar dipastikan sudah memasukkan laporan.

“Kami memberikan batas waktu sampai pukul 18.00 pada Sabtu pekan lalu. Dan Alhamdulillah mereka sudah masukkan laporannya,” sambung Jussalim.

Lebih jauh, Jussalim mengatakan, setelah diserahkan ke KPUD laporan penggunaan dana kampanye tersebut kemudian diserahkan ke kantor akuntan publik untuk diaudit.

“Regulasinya seperti itu. Satu pasangan calon diaudit satu kantor audit. Hasil audit itu nantinya kembali diserahkan ke KPUD,” paparnya.

Diketahui, masa kampanye pasangan calon berakhir pada Jumat pekan lalu. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) pun mulai membersihkan Alat Peraga Kampanye (APK) masing-masing pasangan calon.

Panwaslu Takalar bersama Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Takalar akan membersihkan semua item APK yang terpasang dalam waktu dua hari.

“Kami sudah melakukan pencopotan baliho, spanduk dan semacamnya, sehingga tidak ada lagi baliho atau apapun itu yang bentuknya ajakan memilih salah satu calon dilapangan,” Jelas Ketua Panwaslu Takalar Ibrahim Salim. (mah)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top