Femme 2017 Akan Hadirkan 65 Designer – FAJAR sulsel
News

Femme 2017 Akan Hadirkan 65 Designer

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Sebanyak 300 brand dan 50 designer Nasional serta 15 designer lokal akan mengikuti perhelatan Femme dan Celebes Beauty Fashion Week 2017, 29 Maret hingga 2 April 2017 di Hotel Four Point Makassar mendatang.

Chairwomen Femme, Icha A Z Lili, dalam jumpa persnya di Hotel Sheraton, mengatakan, event Femme di tahun ke-12 ini akan menghadirkan berbagai brand yang lebih spektakuler, yang juga sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Sulsel punya kain sutra, ketika ini diolah maka akan indah dan tentu saja bisa menjadi trend masa kini, serta memberi ruang untuk rangsangan kepada designer muda,” kata Icha, dalam jumpa persnya di Hotel Pour Point Makassar, Senin (3/2/17).

Karena itu, sebut Icha, Femme mengangkat tema ‘Generation Of Culture’ sebagai wujud pembuktian bahwa kebudayaan akan terus diwariskan kepada generasi melalui dunia fashion, terutama bagi designer muda.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK, Indira Yusuf, mengatakan, pada kegiatan Femme ini nantinya bukan hanya mengangkat produk lokal namun juga mampu menghadirkan para designer lokal.

“Tentunya saya berharap ke depan pergelaran fashion ini nantinya tidak lagi berasal dari luar Makassar melainkan semuanya berasal dari dalam Makassar. Sulsel memang memiliki banyak bahan baku yang bisa diolah menjadi produk lokal, hanya saja di setiap pameran atau fashion show hanya eceng gondok yang dianggap sudah bisa bersaing. Padahal kita memiliki banyak pengrajin di Kota Makassar,” katanya.

Indira menambahkan, fokus kita saat ini adalah mencari pengrajin yang bisa mengolah batik untuk bisa bersaing secara nasional.
Ketua IWAPI Sulsel, Ida Nur Haris, menambahkan, perkembangan fashion di sulsel cukup bagus hanya saja masyarakat kita belum berani mengorbitkan dirinya di dunia fashion.

“Fashion itu bukan untuk ditonton tapi untuk dipakai, mungkin saja masyarakat kita di Sulsel malu-malu dengan fashion namun sebetulnya dia mampu membeli dan menggunakannya,” katanya.

Menurutnya, tantangan bagi para pelaku fashion adalah pemilihan produk baju yang akan digunakan apalagi kondisi cuaca di Sulsel terbilang cukup panas jelas pelaku designer akan berhati-hati membuatnya jangan sampai busana yang digunakan tidak cocok dengan iklim di daerah tersebut. (edo/suk)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top