Haryanto Sebut Bupati Torut Keliru – FAJAR sulsel
News

Haryanto Sebut Bupati Torut Keliru

*Penempatan Pejabat tak Objektif

MAKALE–Pemilik RS Citra Medika di Depok, yang juga putra asli Tana Toraja (Tator) Dr, Haryanto Tangke Allo, S,Pog, mengaku prihatin dengan kebijakan Bupati Toraja Utara (Torut), Kalatiku Paembonan terkait dengan penempatan pejabat yang dinilai tidak objektif dan proporsonial.

Alasannya, sejumlan pejabat yang telah dilantik baik eselon dua dan tiga ditempatkan tidak sesuai dengan kapasitasnya maupun dengan disiplin ilmunya.

“Ada indikasi Bupati telah keliru dalam mengambil kebijakan sehubungan dengan posisi pejabat yang baru dilantik,” kata Haryanto di Makale, Minggu, 12 Februari petang kemarin.
Kekeliruan ini terjadi, kata dia, karena ada indikasi pemahaman ‘suka dan tidak suka’, sehingga hal itu berpotensi mempengaruhi epektifitas roda pemerintahan.

Jika bupati kedepan tidak tegas sebagai pengendali pemerintahan dan dikendalikan oleh orang-orang berada diluar pemerintahan maka impian bupati untuk membawa perubahan tidak akan tercapai, alias pemerintahannya gagal.

Haryanto juga memberikan masukan pada bupati Kalatiku agar dalam menjalankan pemerintahannya jangan tersandera dengan orang-orang luar atau yang mendukung ketika pemilihan bupati lalu.
“Mekar untuk sejahtera, ini adalah misi bupati. Ini yang harus dipegang terus dan di implementasikan, jangan diabaikan kalau mau sukses sebagai bupati,” pesan Haryanto.

Hariyanto, juga mengatakan bupati, jangan terpengaruh oleh politik balas budi, karena kalau terpengaruh maka yang kena getahnya adalah bupati sendiri termasuk akan hilang kepercayaan dari masyarakat.

Mulainya keprihatinan muncul kata Haryanto, ketika ada demo ASN (mantan pejabat eselon dua dan tiga) yang non job, Rabu 8 Februari 2017 di kantor DPRD Torut yang menyampaikan aspirasinya, agar DPRD dapat mempasilitasi dalam membantu mereka agar diperlakukan secara adil.

Hal lain yang disoroti Haryanto, yakni kebersihan dalam kota Rantepao, karena akhir-akhir ini banyak sampah yang berserakan, itu karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah belum ada.

Untuk itu kata Haryanto, Pemkab Torut harus pokus untuk penyediaan TPA sehingga kebersihan dalam kota bisa terjamin, apalagi Toraja daerah tujuan wisata. (mg5/ded)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top