Jl Ahmad Dahlan Harus Steril dari PKL – FAJAR sulsel
News

Jl Ahmad Dahlan Harus Steril dari PKL

*Komisi III Dengarkan Aspirasi Pedagang

PALOPO — Pedagang Kaki Lima (PKL) ramai-ramai mendatangi kantor DPRD Kota Palopo, Senin 13 Februari 2017. Sekitar pukul 10:00 Wita, sekitar 40 PKL diterima oleh Ketua Komisi III, Budiman didampingi anggota Komisi III, Alfri Jamil.

PKL yang datang rata-rata pedagang buah. Mereka ini yang telah ditertibkan oleh petugas PNP dan Satpol PP, karena berjualan di emperan PNP dan Jl Ahmad Dahlan. Oleh Pemkot, merekah diarahkan berjualan di dalam kompleks PNP dan sebagian diarahkan di Lagota.

Hanya saja, mengaku jualan tak laku, PKL ini kemudian sepakat menyampaikan aspirasinya ke Komisi III DPRD. PKL ini menuntut agar mereka bisa berjualan ditempat semula. Yakni disekitar Misi Pasar Raya dan Pintu Masuk Utara PNP.

“Jadi ada dua tuntutan para PKL. Pertama mereka menginginkan kembali berjualan di lokasi itu. Kedua, mereka menuntut agar tidak lagi dirazia oleh Satpol PP saat mereka jualan,” kata Alfri Jamil, kepada Palopo Pos usai pertemuan.

Makanya itu, sebelum mengambil keputusan, Komisi III meninjau dulu lokasi yang dimaksud. “Apakah keberadaan PKL ini tidak menggangu arus lalu lintas, pejalan kaki dan kenyamanan pengunjung pasar. Itu yang kita lihat,” sebut Alfri.

Sekitar pukul 14.00 Wita, rombongan Komisi III tiba di lokasi. Dari Komisi III hadir Budiman, Alfri Jamil, Budi Raniratu, Subir Surasman dan Hamka Pasau. Juga hadir Kasapol PP, Ade Chandra, Plt Kepala Dinas Perdagangan, Amaluddin, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Kepala UPTD PNP, Arpah Biro. Disana Anggota Komisi III meninjau lokasi dan menyempatkan diri berdialog dengan pedagang.

Kurang lebih dua jam di lokasi PNP, Ketua Komisi III DPRD Kota Palopo, Budiman, mengatakan, lokasi Jl Ahmad Dahlan harus tetap steril. Dan tidak ada alasan berjualan disitu.

“Ada perdanya sehingga tidak ada alasan berjualan disitu, Kepala PNP juga sudah menyiapkan tempat untuk PKL di dalam kompleks PNP, dan untuk pedagang durian di lokasi Lagota,” kata Legislator Partai PPP ini.

Budiman meminta agar Satpol PP sebagai penegak Perda tetap melaksanakan tugasnya menertibkan PKL yang melanggar, dan Dishub ditugaskan mensterilkan Jl Ahmad Dahlan.

Kepala UPTD PNP, Arpah Biro yang juga dimintai keterangannya, mengatakan, untuk akses jalan di lokasi PNP sudah lancar. Yang masih belum steril hanya di lokasi Jl Ahmad Dahlan. “Ada 30 tempat yang saya siapkan di dalam PNP. Namun tak ada yang datang menempati,” sebutnya.

Senada juga disampaikan, Kasat Pol-PP, Ade Chandra, menilai, penertiban ini tidak bisa jalan sendiri. Harus terpadu. Karena begitulah mekanisme kerjanya. “Penertiban akan tetap kita lakukan. Hanya saja mungkin tidak tiap hari, personil kami juga terbatas,” ucapnya.

Sementara itu, dari pihak PKL sendiri meminta diberikan tempat di emperan PNP. Bukan di Jl Ahmad Dahlan. “Berikanlah kami tempat walau hanya semeter saja. Jualan pisang dan pepaya kami tidak laku kalau di Lagota,” pinta PKL bernama Hadjrah dan Salma.(ara/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top