Pengakuan Tersangka Pembunuh Tarmizi Bikin Merinding. Sebelum Membunuh ….. – FAJAR sulsel
Kriminal

Pengakuan Tersangka Pembunuh Tarmizi Bikin Merinding. Sebelum Membunuh …..

Tersangka PembunuhTersangka Pembunuh

MAKASSAR, BKM–Ibnu Suhud (27), tersangka pembunuh Tarmizi Tahir membuat pengakuan mengejutkan di depan aparat Mapolda Sulsel. Menurut Ibnu, dirinya sangat dendam ketika mengetahui ada dugaan hubungan asmara yang terjalin antara istrinya dengan korban. Dengan dendam yang terus membucah, Ibnu pun merancang skenario pembunuhan.

Dia kemudian mengajak Tarmizi yang juga sahabatnya untuk berangkat berboncengan motor ke Kabupaten Jeneponto. Untuk memuluskan niatnya, dia meminta korban yang memboceng dirinya. Sebelum berangkat, Ibnu telah membawa senjata tajam yang diselipkan di pingganya. Dua sekawan yang sudah bersahabat sejak SMP ini kemudian berangkat ke Jeneponto.

“Pengakuan tersangka, dia merencanakan untuk membunuh korban setelah menduga ada hubungan asmara antara korban dengan istrinya. Tersangka menjemput korban di Jalan Sultan Alauddin kemudian berboncengan motor ke Jeneponto. Sejak di perjalanan, tersangka hendak membunuh korban namun urung dilakukan,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi, Senin (13/2) malam.

Endi menambahkan, dari Jeneponto, korban dan tersangka kembali menuju ke Makassar. Tiba di Takalar, tersangka lagi-lagi hendak menghabisi korban, namun niat itu kembali urung dilakukan. “Sejak di Perjalanan di Jeneponto dan Takalar tersangka ini merencanakan membunuh korban. Namun kemungkinannya belum ada kesempatan, sehingga tersangka terus berpikir lokasi yang tepat untuk menghabisi korban. Merek terus menuju Makassar. Keduanya pun singgah makan di sebuah warung lalapan tak jauh dari Perumahan Villa Mutiara,” kata Endi.

Lebih jauh, Endi yang mengutip pengakuan tersangka mengungkapkan, setelah makan, tersangka membawa korban jalan-jalan. ”Setibanya di Villa Mutiara, tersangka menanyakan hubungan antara korban dengan istri tersangka. Menurut tersangka, korban mengakui kalau memang punya hubungan asmara dengan istri tersangka,” kata Endi.
Saat itulah, Ibnu naik pitam. Sebuah batu cor diambil lalu dihantamkan ke kepala korban dari belakang. Melihat korban oleng, tersangka menusuk leher korban sebanyak sembilan kali hingga terkapar bersimbah darah. Setelah itu, Ibnu langsung melarikan diri.

Polisi menyita barang bukti, batu, pakaian tersangka, gunting yang digunakan menusuk leher korban,dan satu unit motor yang digunakan. Tersangka dijerat pasal 338 dan 340 tentang pembunuhan berencana.(ishak mappelawa)

Berita Kota

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top