Sagu Diolah Jadi Pasta, Durian Jadi Pancake – FAJAR sulsel
News

Sagu Diolah Jadi Pasta, Durian Jadi Pancake

* Di Rakerda III dan HUT PHRI, Ada Pelatihan Membuat Kuliner

PALOPO — Di rapat kerja (raker) III PHRI Sulsel dan HUT ke-48 di Palopo, akan diisi kegiatan yang telah lama dirindukan masyarakat. Ada pelatihan membuat kuliner. Nantinya sagu akan dilah jadi pasta, kemudian durian diolah jadi eksrim atau pancake.

Nantinya, dua komoditi yang ‘haram’ masuk ke hotel ini, dapat dinikmati oleh penghuni hotel. Sagu dan durian menjadi komoditi yang cukup banyak di Palopo. ”Ini yang nanti diolah menjadi kuliner khas,” ujar Eri, ketua PHRI Kota Palopo, kemarin.

Kata Eri, pihaknya cukup apresiasi dengan dipilihnya Palopo sebagai tuan rumah Rakerda PHRI Sulsel. Dengan begitu, pihaknya juga bisa mempromosikan wisata yang ada di Palopo.

”Wisata di Palopo cukup lengkap. Ada nuansa laut, gunung, termasuk wisata budaya juga ada di Palopo. Jika program yang digagas berhasil, ke depan Palopo juga bisa menjadi daerah tujuan wisata kuliner,” papar Eri, lagi.

Untuk diketahui, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III, 17-19 Februari 2017 di Palopo. Ada sejumlah kegiatan yang akan dilakukan pada Rakerda ini, yaitu donor darah, jalan santai, pelatihan, dan kunjungan ke objek wisata.

Kata Eri, dipilihnya Palopo sebagai tuan rumah, lantaran PHRI menilai dunia perhotelan dan kuliner sedang menggeliat di kota ini. Terlebih, Palopo dianggap sebagai daerah penyokong bagi Toraja yang menjadi destinasi wisata utama di Sulsel.

Adapun rundown acara rakerda III PHRI Sulsel dan HUT ke-48, papar Ketua Panitia, Selvi Pasande, Jumat 17 Februari 2017, registrasi peserta dari BPC (pukul 15:00-17:00 Wita), pembukaan PHRI Expo (19:30). Kemudian hari Sabtu 18 Februari 2017, ada training/workshop (09-10:00 Wita), rapat pimpinan daerah. Mendengarkan arahan dari BPP PHRI (11:00-12:00 Wita).

Selanjutnya, registrasi undangan dan peserta (13:00-13:30 Wita). Kemudian rapat kerja daerah diawali dengan pembukaan, doa, lagu Indonesia Raya dan Mars PHRI. Selanjutnya, laporan ketua panitia. Masuk sambutan-sambutan yang terdiri dari ketua BPC PHRI Palopo, ketua BPD PHRI Sulsel, sambutan wali Kota Palopo, dan ketua umum BPP PHRI.

Sudah itu, mendengarkan sambutan dan arahan wakil gubernur Sulsel. Selanjutnya, ada laporan kerja BPD PHRI, rapat komisi, pemaparan program kerja, dan penutup. Setelah ini, ada lagi kunjungan DTW Palopo (17:00-18:00 Wita), ramah tamah (19:00 Wita). ”Ada juga jalan santai, donor darah, dan kegiatan lomba mewarnai,” ucap Selvi Pasande.

Mobilisasi panitia dari provinsi rencananya bergelombang. Untuk gelombang pertama tanggal 16 Februari 2017, lanjut Selvi, panitia provinsi yang akan ke Palopo berjumlah 12 orang. Mereka dari Makassar menuju Palopo pada pukul 22:00 Wita. Kloter ke-2, urai Selvi Pasande, 60 orang star pukul 07:00 Wita. Mereka star Jumat pagi.(ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top