Terkait Surat “Kaleng”,  H Tamrin: Ini Fitnah dan Tidak Berdasar – FAJAR sulsel
News

Terkait Surat “Kaleng”,  H Tamrin: Ini Fitnah dan Tidak Berdasar

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Anggota DPRD Bulukumba dari Fraksi NasDem, H Muh Tamrin, enggan berspekulasi dan hanya menangapi dinging, soal dugaan korupsi dana aspirasi yang dialamatkan kepadanya. Menurutnya tuduhan yang dialamatkan kepadanya adalah fitnah.

” Mau saya tanggapai bagaimana, nama pelapornya saja atas nama Annang S.Pt, itu tidak jelas. Namanya surat kaleng yah tidak ada penanggunjawabnya. Begini saja, harusnya Pak Annang ini muncul ke Publik, kalau merasa tuduhanya benar, harus perjelas disertai bukti. Kalau begini, ini fitnah namanya, “ujar H Tamrin.

Tamrin menambahkan, pada dasarnya dirinya akan selalu siap memberikan klarifikasi atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Hanya saja, dia berharap, pihak yang mengirimkan atau membuat surat kaleng tersebut untuk muncul ke publik, sehingga data yang dipublis mampu dipertanggunjawabkan secara admistrasi dan hukum. Apalagi menurut H Tamrin, tidak ada pengelolaan dana aspirasi akan tetapi dirinya hanya bertugas memperjuangkan aspirasi masyarakat khususnya yang berada di Dapil III.

“Biasa itu yang begitu, ini menunjukkan kepekaan masyarakat dalam mengawasi anggaran. Hanya saja, ayo kita lebih dewasa dan berdasar kalau berargumen. Intinya ini fitnah, karena tidak ada sedikitpun saya mengambil sesuatu yang buka hak saya,”pungkasnya.

Seperti diketahui, awal mula persoalan muncul saat, salah seorang warga yang bernama Annang S.Pt, melayangkan surat kepada Kapolda Sulsel, pada 28 Januari, prihal dugaan korupsi dana aspirasi dan surat mirip lampiran laporan ke Polisi, di unggah ke media sosial oleh akun Facebook bernama Nurdin Salassa. Alhasil, dari unggahan tersebut, membuat publik media sosial di Bulukumba, menjadi ramai memperbincangkan dan mengundang komentar berbagai pihak.

Dalam isi surat, yang dituliskan warga bernama Annang S.Pt, pada pokoknya menuding H Tamrin, sebagai anggota DPRD Bulukumba, telah menyalahgunakan dana aspirasi Rp1 miliar, dalam isi surat itu juga disebutkan ada dugaan data fiktif yang dilakukan H Tamrin, terkait daftar penerima bantuan ayam petelur.

RADAR SELATAN

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top