Cukup Dua Detik, Pelaku Kejahatan Harus Tumbang – FAJAR sulsel
News

Cukup Dua Detik, Pelaku Kejahatan Harus Tumbang

*Dit Sabhara Polda Sulsel Sosialisasi Peralatan Quick Respon

PALOPO — Dalam waktu dekat ini, semua polres di jajaran Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), khususnya Polres Palopo akan mendapatkan peralatan quick respon Sabhara.

Mulai dari tembakan setrum (eletrik gun), senjata air mata (paper) gun hingga pengurai massa seperti flash ball atau pelontar gas air mata.

Sebelum peralatannya dibagikan, Polda mengirim Tim Dit Sabhara untuk melakukan sosialisasi. Informasinya, sosialisasi tersebut sudah dilakukan disejumlah polres.

Yakni Polres Pangkep, Barru, Parepare, Pinrang, Sidrap, Enrekang, Toraja, Luwu Timur, Luwu Utara. Rabu 15 Februari 2017 kemarin dilaksanakan di Polres Palopo. Hari ini dilaksanakan di Polres Luwu.

Sosialisasi dilaksanakan di depan Mako Polres Palopo. Diikuti oleh personil Satuan Sabhara. Karena pembagian perlengkapan quick respon hingga ke tingkat polsek. Maka Bhabinkamtibmas juga ikut menyaksikan.

Sosialisasi ini dipimpin oleh Panit II Turjawali Sub Dit Sabhara Polda Sulsel. Ikut hadir juga Kapolres Palopo, AKBP Dudung Adijono SIk, Kabag Ops, Kompol Abidin, Kasubagdal Ops, AKP Supriadi, Kasat Sabhara, AKP Sanodding, Kapolsek Wara, Kompol Arsyad Kaonga, Kapolsek Telluwanua, AKP Daud Sisang, Kapolsek Warsel, AKP Jon Paerunan, dan Kapolsek Waru, Iptu Idris. Dan sejumlah perwira lainnya.

Selain memberikan pengarahan bagaiamana cara menggunakan peralatan penunjang tugas Patroli Satuan Sabhara, seperti elektrik gun, paper gun), flash ball atau pelontar gas air mata. Anggota Polres Palopo juga diajarkan teknik cepat menggunakan senjata api. Yakni P2 dan laras panjang.

Dikarenakan jenis senjata laras panjang yang digunakan oleh Satuan Sabhara masih sederhana, maka personil harus pandai-pandai mengakali agar tidak kalah cepat dengan pelaku kejahatan.

Tekniknya diajarkan. Petugas harus mampu menumbangkan pelaku kejahatan dalam waktu dua detik. Pelaku kejahatan seperti perampokan ATM, dalam melakukan aksinya, mereka bergerak tidak cukup satu menit.

“Dari pengalaman sebelumnya, dalam waktu kurang satu menit itu, pelaku kejahatan berhasil menumbangkan petugas dalam menjalankan aksinya.

Makanya itu, petugas harus siap. Kuasai tekniknya, dan jatuhkan pelaku kejahatan dalam waktu dua detik,” kata Aipda Samsu Rijal, Panit II Turjawali Sub Dit Sabhara Polda Sulsel saat memberikan sosialisasi kepada Anggota Polres Palopo, Rabu 15 Februari 2017 kemarin di depan Mako Polres.

Kepada Palopo Pos, Aipda Samsu Rijal, mengatakan, sosialisasi ini dilakukan sesuai program kerja Dit Sabhara Polda Sulsel.
“Jadi, kami mengajarkan tentang teknik tata cara penanggulangan unjuk rasa, raimas, dan penggunaan peralatan quick respon dan perawatannya,” katanya.

Lanjutnya,”Peralatan ini kita jelaskan, mengingat, kedepan untuk jajaran polres akan mendapatkan perlengkapan seperti ini,” tambahnya.

Menurut Aipda Samsu Rijal, yang dijelaskan adalah perlengkapan quick respon. Perlengkapan quick respon, kata dia, tujuannya untuk melumpuhkan. Radiasi yang ditimbulkan oleh senjata itu berlangsung kurang lebih satu jam dan bisa membutakan orang selama 15 menit.

“Senjata elektrik ini bisa digunakan untuk melumpuhkan pelaku kejahatan,” sebutnya.

Sedangkan flash ball atau pelontar gas air mata efektif melontarkan peluru gas air mata hingga 50 meter. Karena setelah ditembakkan akan keluar asap yang dapat memerihkan mata. Senjata ini berfungsi untuk mengurai massa yang beringas, baik dalam situasi tawuran atau aksi demo yang anarkis.

“Radiasi yang dirasakan, seperti mata perih, kulit pedis dan panas, tenggorokan kering. Ini bisa berlangsung hingga lima menit,” sebutnya. Sembari membocorkan teknik antisipasi radiasi gas air mata ini kepada petugas.(ara/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top