Dinsos Bantu Korban Kebakaran Perum Cempaka – FAJAR sulsel
News

Dinsos Bantu Korban Kebakaran Perum Cempaka

PALOPO — Dinas Sosial Kota Palopo mengunjungi korban kebakaran yang terjadi di Jl Ahmad Razak. Kepala Dinas Sosial, Baso Najamuddin bersama rombongan menyerahkan bantuan berupa sembako. Kunjungan dan penyerahan bantuan tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian Dinas Sosial kepada warga yang ditimpa musibah, Selasa 14 Februari 2017.

Saat menyerahkan bantuan berupa logistik, Kadis Sosial didampingi Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Palopo, Hj Rosnida, SH.,MM, Camat Wara, Arham, Lurah Tompotikka, Naimah Basmin, staf Dinsos dan juga warga setempat.

“Ini sebagai wujud kepedulian kami, semoga bantuan ini bisa meringankan beban para korban kebakaran,” kata Baso Najamuddin usai menyerahkan bantuan.

Sementara itu, Hj Rosnida menyebutkan, bantuan logistik yang diberikan kepada korban kebakaran berupa sembako, pakaian serta peralatan.

”Selain sembako dan pakaian, kami juga menyerahkan selimut, matras, dan bantuan lainnya,” sebut Rosnida seraya menambahkan yang diperuntukkan bagi tiga keluarga korban kebakaran yang terjadi Minggu 12 Februari 2017, sekira pukul 16.00 Wita.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa kebakaran terjadi di Perumahan Cempaka Jl Ahmad Razak. Pemilik rumah bernama Muh Kasim (54) warga Perumahan Cempaka, yang ditemui di TKP, mengatakan, ada empat petak rumahnya disewakan. Satu keluarga menyewa dua petak.

Digunakan sebagai bengkel dan warung makan. Satunya lagi adalah rumah tinggal. Disebelahnya disewakan untuk warung juga.
Pemilik bengkel bernama Nur Alam, 50 tahun.

Pada saat kejadian dia tidak berada di tempat demikian juga istrinya, Sumantri pemilik warung. Yang ada hanya anak perempuannya. Penyewa lainnya bernama Andi Alam. Satu lagi, penyewa rumah yang berhasil diselamatkan adalah Piter, 58 tahun.

“Saat kejadian saya berdiri di depan rumah, tiba-tiba saya melihat ada asap. Lalu saya mulai menghitung. Pas hitungan kelima, saya mendengar ledakan cukup keras. Dan hitungan ke-14 personil Damkar sudah tiba. Seandainya pemadam tidak cepat datang, saya menaksir dalam hitungan ke-25, rumah saya hangus,” kata Piter yang juga saksi mata.

Piter menyebutkan bahwa asal api, berasal dari warung makan yang ada disebelah bengkel. “Namanya warung makan, kompor menyala 12 jam,” ungkapnya lagi.

Dia juga menyebutkan bahwa kendati hanya sebagian rumahnya yang ikut terbakar, Piter mengaku mengalami kerugian sekitar Rp10 Juta lebih.

Satu unit mobil yang berada di depan bengkel diduga adalah mobil yang tengah diperbaiki di bengkel itu. Sayangnya, bukan makin baik malah kondisinya makin parah akibat kebakaran.(rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top