Fraksi Gerindra Sulsel Terbelah – FAJAR sulsel
News

Fraksi Gerindra Sulsel Terbelah

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Konflik dualisme di internal Partai Gerindra Sulsel kini merembes ke Fraksi Gerindra di DPRD Sulsel. Anggota Fraksi Gerindra saat ini terbelah.

Hal itu terlihat dalam perayaan hari jadi Partai Gerindra ke 9 di Sulsel. Sebagian anggota Fraksi Partai Gerindra Sulsel yang berada dalam kepengurusan Apiyati Amin Syam menggelar dzikir dan doa bersama di Hotel Grand Clarion Makassar pada Selasa (14/2) lalu.

Mereka adalah; Yusran Sofyan, Erna Amin, Edward Wijaya Horas, Muslimin Daud, dan Henny Latif. Sementara anggota Fraksi Gerindra lainnya, yakni; Darmawangsyah Muin, Muhammad Anas Hasan, Rusdi Tabi, Mangunsidi Massarappi, dan Marjono, mengikuti perayaan HUT Gerindra yang digelar Idris Manggabarani di Hotel Fout Point by Sheraton, Rabu (15/2) kemarin.

Diketahui, kepengurusan Partai Gerindra Sulsel mulai pecah setelah La Tinto La Tunrung mengundurkan diri sebagai ketua. Kemudian La Tinro memperkenalkan Idris Manggabarani sebagai penggantinya.

Wakil Ketua Partai Gerindra Sulsel dalam kepengurusan lama, Amrullah Pase menyatakan, ketika La Tinro mengundurkan diri, maka tentunya kepengurusan tetap berjalan.

“Aturan organisasi kan seperti itu. Ketika ketuanya mundur, tentu saja wakil ketua dan sekretaris yang mengambilalih roda organisasi. Bukan ikut mati,” katanya di Hotel Grand Clarion.

Makanya, sambung Amrullah Pase, pihaknya berinisiatif menjalankan organisasi dengan menjalin silaturrahmi bersama anggota Fraksi Gerindra di DPRD Sulsel. Kemudian melaksanakan HUT Gerindra.

“Sebenarnya tidak ada yang terbelah. Pelaksanaan HUT Gerindra mereka kami undang meski tidak hadir. Tapi kami berpikir mereka punya agenda lain sehingga tidak hadir,” pungkasnya.

Sekretaris Gerindra Sulsel, Apiyati Amin Syam menegaskan bahwa kepengurusannya masih sah. Kalau pun ada pergantian ketua, seharusnya La Tinro mengomunikasikan dengan pengurus lain.

“Saya sudah protes dengan apa yang dilakukan Pak La Tinro. Saya tidak setuju Pak La Tinro mengundurkan diri melalui media. Saya juga sudah lapor ke Sekjend DPP Gerindra, dan ditegaskan surat keputusan pengganti Pak La Tinro belum ada,” ungkap Apiyati.

Sementara itu, Idris Manggabarani menegaskan tidak ada kubu-kubuan di Gerindra Sulsel. Mengenai tidak hadirnya sejumlah anggota Fraksi Gerindra Sulsel, dia menyatakan sudah melayangkan undangan.

“Tidak ada kubu-kubuan. Gerindra hanya satu. Sekarang kami fokus membenahi partai untuk menghadapi agenda politik kedepan, yakni Pilkada, Pileg, dan Pilpres,” tandasnya. (mah)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top