Perbarindo Dorong Penyaluran KUR BPR – FAJAR sulsel
News

Perbarindo Dorong Penyaluran KUR BPR

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sulawesi Selatan mendorong sejumlah BPR untuk mengoptimalkan penyaluran KUR tahun ini. Penyaluran KUR BPR dengan bekerjasama dengan BNI yang merupakan salah satu bank BUMN yang ditunjuk pemerintah penyalur KUR.

Hal tersebut merupakan upaya dalam memaksimalkan penyaluran kredit yang berfojus pada usaha mikro dan usaha kecil lainnya.
“BPR akan mengoptimalkan perannya dalam membantu peningkatan usaha mikro melalui KUR khususnya di Sulsel. BPR merupakan perbankan yang fokus menggarap pangsa pasar sektor usaha mikro dan usaha kecil. Terutama dalam penyaluran kredit, BPR menawarkan produk kredit untuk membiayai kegiatan usaha pelaku usaha mikro dan kecil.

Plafon kreditnya pun terbatas sesuai porsi kebutuhan kredit sektor usaha mikro dan kecil tersebut,” ujar Direktur Utama BPR Sulawesi Mandiri, Dalmasius Panggalo, kepada Upeks. Rabu (15/02/17).

Dalmasisus, menambahkan, meski fokus membantu pembiayaan usaha mikro dan kecil, namun manajemen BPR yang merupakan anggota Perbarindo tetap profesional dalam proses penyaluran kredit tersebut.

Namun, beberapa tahun ini, usaha mikro lebih banyak terbantu dengan program KUR pemerintah yang disalurkan melalui sejumlah bank BUMN dan Bank swasta yang ditunjuk Pemerintah sebagai penyalur KUR.

Dalam beberapa tahun terakhir, gencarnya penyaluran KUR yang dilakukan sejumlah bank yang ditunjuk pemerintah makin menyudutkan peran BPR dalam penyaluran kredit usaha mikro dan kecil.

Alasannya, karena suku bunga KUR yang ditetapkan hanya berkisar 9 persen atau jauh di bawah suku bunga kredit yang ditawarkan sejumlah BPR. Tentu BPR kalah saing dengan Bank Penyalur KUR, karena suku bunga KUR sangat rendah dibanding suku bunga kredit pada sejumlah BPR.

“Oleh karena itu, BPR siap bekerjasama secara optimal dengan bank penyalur KUR yang ditunjuk pemerintah dalam menyalurkan KUR kepada para pelaku usaha mikro. Di Sulawesi Selatan ada 30 BPR yang aktif beroperasi menjalankan bisnis perbankan baik dalam usaha penyaluran kredit maupun penghimpunan dana pihak ketiga dalam bentuk tabungan kepada masyarakat,” tuturnya.

Dalmasius menjelaskan, prospek penyaluran kredit yang cukup bagus pada tahun ini yang akan mendongkrak penyaluran kredit, merupakan hal yang sejalan dengan peningkatan usaha masyarakat atau upaya pemerintah dalam mendorong masyarakat dalam berwirausaha. Sehingga perkembangan pelaku usaha kecil membuka peluang yang cukup baik bagi penyaluran kredit untuk BPR karena sejalan dengan prospek penyaluran kredit yakni banyak menggaet pelaku usaha mikro.

“Untuk tahun ini diharapkan dapat memberikan angin segar bagi peningkatan penyaluran kredit khusus bagi BPR yang banyak menggaet nasabah bagi pelaku usaha mikro. Dengan begitu setiap BPR akan merancang langkah strategis yang akan diambil dalam menerapkan suku bunga yang terbilang rendah dan pelayanan kepada nasabah yang cepat yang memberikan akses kepada nasabah untuk meningkatkan produktivitas usaha yang dimilikinya,” jelasnya. (mg4/suk)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top