Pemkot Denda Kontraktor – FAJAR sulsel
News

Pemkot Denda Kontraktor

Proyek Pedestrian di Makassar

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Penambahan waktu 50 hari kalendar habis. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar menambah 40 hari lagi untuk menuntaskan pembangunan pedestrian di Kota Makassar.

“Tambahan waktu 50 hari sudah habis, jadi kita kasi 90 hari kalender, namun denda tetap berjalan kepada kontraktor,” kata Tajuddin Beddu, Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PU Makassar, Kamis (16/2/2017) kemarin.

Tajuddin menuturkan, tambahan waktu yang diberikan lagi tersebut tetap dikenakan denda. Dendanya satu per seribu dikalikan sisa anggaran.

Dia mengaku, sisa pengerjaan tersebut juga tidak akan sampai 40 hari kalender. Dalam sepekan, katanya, pekerjaan bakal tuntas. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memang menganggarkan pembangunan pedestrian pada lima ruas jalan.

Pedestrian berada di Jl Penghibur, Jl Pasar Ikan, Jl Ujung Pandang, Jl Nusantara dan Jl Nusantara Baru. Dua pekerjaan pedestrian belum selesai sejauh ini.

“Pedestrian di Jl Ujung Pandang sisa penyelesaian, sedangkan pedestrian Nusantara progresnya 90%,” katanya.

Rincian anggaran, Rp6,84 miliar di Jl Nusantara baru, Rp12,18 miliar di Jl Nusantara dan Jl Ujung Padang sebesar Rp6,2 miliar, Pasar Ikan Rp1,19 miliar dan Jl Penghibur Rp4,6 miliar. Kelimanya ditender pada tahun lalu.

Lanjutnya, pencairan anggaran sudah 100 persen untuk pedestrian Jl Penghibur dan Jl Pasar Ikan. Lalu, 64 persen untuk pedestrian Jl Ujung Pandang dan 16 persen Jl Nusantara Baru. Sedangkan pedestrian Jl Nusantara belum ada pembayaran sama sekali.

“Sisa anggaran akan dibayarkan pada APBD perubahan karena tidak dianggarkan di APBD pokok,” terang Tajuddin.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Makassar, M Ansar mengatakan, penambahan waktu masih berjalan dan dikenakan denda.
“Yang jelas masih dalam tambahan waktu dan denda berjalan,” singkat Ansar. (rul/ris)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top