Jembatan Sampeang Terancam Ambruk – FAJAR sulsel
News

Jembatan Sampeang Terancam Ambruk

BELOPA — Musim hujan yang menyebabkan bencana banjir hingga saat ini berdampak pada rusaknya sejumlah bangunan fisik.

Salah satu bangunan yang terancam rusak yakni jembatan di Desa Sampeang Kecamatan Bajo. Masyarakat di desa tersebut berharap jembatan yang rusak parah itu dapat segera dibenahi Pemkab Luwu.

Kepala Desa Sampeang, Sultan DS, Rabu 17 Mei 2017 melaporkan ke Pemkab Luwu soal rusaknya jembatan vital yang menghubungkan Kecamatan Bajo dan Kecamatan Latimojong di desanya.

“Akhir April lalu jembatan yang menghubungkan dua kecamatan ini diterjang banjir bandang. Akibatnya bangunan penyangga badan jembatan ini tersapu banjir dan sangat rawan ambruk.

Agar benar-benar tidak ambruk, kami melarang kendaraan berat seperti truk untuk melintas di jembatan ini,” ungkap Sultan.

Mantan anggota DPRD Luwu ini mengatakan, jembatan Sampeang yang menghubungkan dua kecamatan ini harus secepatnya direnovasi sebab jembatan ini sangat vital bagi masyarakat didua kecamatan tersebut untuk menuju ke Ibukota Belopa.

“Kami berharap Pemkab Luwu bisa segera melakukan rehabilitasi, jembatan dengan panjang 15 meter dan lebar hampir 3 meter yang sudah rusak parah ini tidak bisa dilalui, karena kami kawatir akan ambruk.

Belum lama ini kami bersama segenap warga bergotong royong melakukan pembenahan dengan menyangga sementara waktu menggunakan tiga batang pohon kelapa.

Namun kami yakin penyangga ini tidak akan bertahan lama. Olehnya itu kami sangat berharap jembatan ini segera dibenahi,” pinta Sultan DS.(and/rhm)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top