Palopo Raih Penghargaan Pengelolaan Raskin Terbaik – FAJAR sulsel
News

Palopo Raih Penghargaan Pengelolaan Raskin Terbaik

-Sekprov Sulsel Serahkan Piala Bergilir

PALOPO — Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo menerima penghargaan pengelolaan Raskin terbaik tahun 2016 se Sulsel.

Penyerahan penghargaan berupa piagam dan piala bergilir ini diserahkan oleh Sekprov Sulsel, Abdul Latief kepada Asisten I Setda Kota Palopo, Drs Burhan Nurdin, M.Si mewakili Wali Kota Palopo. Yang mana diserahkan di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Selatan di Makassar, Rabu 17 Mei 2017.

Kota Palopo merupakan salah satu daerah mendapatkan piagam dan piala bergilir dari lima kabupaten/kota yang hanya meraih piagam saja.

Usai menerima penghargaan tersebut, Burhan Nurdin saat dihubungi Palopo Pos mengungkapkan penghargaan yang diterima ini berdasarkan penilaian yang telah dilakukan Provinsi Sulsel terhadap pengelolaan raskin yang dilakukan di Kota Palopo sepanjang tahun 2016.

Ini berkaitan dengan dukungan Pemkot Palopo serta pelayanan terbaik terkait distribusi raskin kepada masyarakat yang merupakan penerima raskin.

””Alhamdulillah Kota Palopo mendapat penghargaan pengelolaan raskin. Kami akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Burhan Nurdin kemarin.

Mantan Asisten II Setda Kota Palopo ini menyebutkan, Kota Palopo meraih nilai tertinggi berdasarkan penilaian dengan kategori penyaluran dan pelunasan Harga Tebus Raskin (HTR) tercepat (lunas tanggal 09 Nopember 2016).

Pengelolaan administrasi terbaik (penyelesaian MBA-1 Raskin 2016 tercepat tanggal 18 Oktober 2016. Juga keaktifan tim koordinasi (tikor) Kota Palopo dalam kegiatan raskin (dinilai berdasarkan keaktifan rapat, monev, kunjungan ke titik distribusi, dan keaktifan dengan tikor provinsi.

Sedangkan lima wilayah lain yang menerima piagam dan plakat seperti Jeneponto dan Bulukumba dikarenakan pelunasan HTR secara tunai (cash and carry), untuk Parepare dan Soppeng karena HTR dianggarkan melalui APBD.

Sedangkan Kabupaten Wajo dikarenakan dukungan pemerintah daerah teraktif (dinilai berdasarkan keaktifan Pemda melakukan sosialisasi, monev dan rapat raskin.

Saat disinggung mengenai penyaluran raskin tahun 2017, Burhan mengakui raskin memang belum disalurkan. Ia menjelaskan untuk tahun 2017 ini, raskin digratiskan.

Namun, saat ini masih dalam tahap verifikasi data di Kementerian Sosial (Kemensos). Hal ini diakibatkan banyak penerima raskin tahun lalu sudah tak layak menerima raskin karena kehidupannya sudah layak. Juga ada yang berhak menerima raskin belum menerima.

”Masih tahap verikasi di Kemensos. Dan hampir semua daerah juga seperti itu,” tandasnya.(rhm)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top