Perpaduan Obyek Wisata Alam dan Sejarah – FAJAR sulsel
News

Perpaduan Obyek Wisata Alam dan Sejarah

Menyambut bulan suci Ramadan, kurang afdhol rasanya ketika tidak didahului dengan rekreasi yang sudah menjadi tradisi turun temurun masyarakat.

Bagi masyarakat lokal maupun daerah sekitarnya, tak perlu jauh-jauh melancong di luar kota. Karena daerah Kota Palopo telah menyediakan kekayaan alam subur dan potensi alamnya. Salah satunya obyek wisata permandian alam Batu Papan.

Permandian Alam Batu Papan terletak di wilayah Kelurahan Sumarambu, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo. Jaraknya dengan jantung kota kurang lebih 15 Km. Lumayan jauh, karena memasuki daerah Kabupaten Luwu.

Untuk menuju ke lokasi obyek wisata Batu Papan, aksesnya sangat mudah. Karena telah didukung dengan sarana jalan yang memadai. Sehingga memudahkan para wisatawan menggunakan transportasi roda 2 maupun roda 4 dan bahkan bus.

obyek wisata Permandian Alam Batu Papan merupakan obyek wisata perpaduan antara wisata alam dan sejarah. Di sepanjang perjalanannya, menawarkan keindahan deretan rumah penduduk dan panadangan lepas hamparan luasnya sawah nan hijau. Yang terlihat seakan tidak berujung.

Memberi ketenangan dalam perjalanan liburan, seakan menjadi teman pengendara. Selain itu pengunjung menikmati pemandangan alam yang indah dengan berbagai spesies flora dan fauna.

Setelah sampai di spot utama obyek wisata Permandian Alam Batu Papan. Terdengar langsung gemuruh air yang terhempas di bebatuan memecah kesunyian alam. Sehingga tidak ada satupun wisatawan yang terlewatkan akan kedatangannya.

Jangan lupa! Ketika meluncur di derasnya aliran Permandian Alam Batu Papan. Tidak seru kesanya ketika tidak mencoba wahana yang ditawarkan.

Cobalah bermain dengan ban pelampung yang disediakan warga sekitar. Memacu adrenalin wisatawan di atas aliran sungai Batu Papan. Membuat pengunjung merasa kerasan tinggal berlama-lama menikmati liburannya.

Keeksotisan alam Permandian Batu Papan membuat hampir setiap akhir pekan, khususnya waktu libur sekolah menjadi pusat kunjungan masyarakat Tana Luwu bahkan Tana Toraja
Salah satu pusat perhatian pengunjung, keberadaan beberapa gundukan batu besar di sekeliling sungai.

Pengunjung sering mengabadikan momen terindah dari berbagai sudut dengan menampilkan panorama hutan, batu bercadas, dan gelombang air sungai.

obyek wisata Permandian Alam Batu Papan juga dibalut peninggalan sejarah berupa telapak kaki Puang Lalong di atas batu besar. Puang Lalong merupakan salah satu figur yang dituakan masyarakat Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, yang menurut cerita hidup pada masa lampau.

obyek wisata ini biaya retribusi masuk hanya 1.000 untuk motor dan 3.000 untuk mobil. Telah menjadi ikon wisata oleh Dinas Pariwisata Kota Palopo, Dengan retribusi murah meriah. Merupakan strategi pemerintah untuk menyuguhkan kepuasan dan keleluasaan bagi pengunjung.

“Banyak pemandangan yang bisa didapatkan sepanjang perjalanan menuju Permandian Batu Papan, seperti hamparan sawah, kebun buah, dan beberapa anak sungai yang dialiri air yang sejuk dan jernih,” sebut Wahyuni, Mahasiswa UNCP sekaligus warga sekitar.

Faktor keamanan juga sangat terjamin. Penduduk lokal juga sangat ramah menjamu setiap pengunjung, daya tarik tersendiri yang tidak terlewatkan.

Tak jauh dari lokasi permandian, Anda juga bisa melihat langsung kawasan konservasi hutan yang dikelola Dinas Kehutanan Kota Palopo. Berbagai jenis pohon yang menjulang tinggi masih bisa ditemukan di kawasan tersebut.

Kicau burung dan beberapa binatang khas hutan masih sering dijumpai menambah keasrian alam di sekitar permandian. Warga setempat menyebut obyek wisata ini Batu Papan, karena kondisi bebatuan di sekitarnya terhampar layaknya batu lebar menyerupai papan.(rhm)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top