Korupsi Lahan Laikang Rugikan Negara Rp17,3 M – FAJAR sulsel
Kriminal

Korupsi Lahan Laikang Rugikan Negara Rp17,3 M

dugaan-pidana-korupsi-bandara-di-paser-katanya-kurang-hati-hatidugaan-pidana-korupsi-bandara-di-paser-katanya-kurang-hati-hati

MAKASSAR, BKM — Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel menyebutkan, kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi penjualan lahan di Desa Laikang, Kabupaten Takalar seluas 150 hektar ditaksir Rp17.348.419.000. Jumlah itu berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian negara yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel.

Dalam kasus ini penyidik telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini yaitu, Camat Mangarabombang Kabupaten Takalar, Muh Noer Uthary, Sekretaris Desa Laikang, Andi Sose, Kepala Desa Laikang, Sila Laidi.

Kepala seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin, membenarkan terkait besaran kerugian negara dalam kasus ini yang telah mencapai Rp17,3 miliar lebih. Berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh BPKP Sulsel.

“Baru-baru ini kita telah menerima hasil audit perhitungannya dari BPKP,” ujar Salahuddin, Minggu (21/5).

Kerugian tersebut, kata Salahuddin, merupakan, hasil perhitungan resmi dari lembaga audit independen. Sehingga hasil perhitungan tersebut merupakan dasar adanya kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus ini.

Salahuddin menuturkan hasil audit tersebut nantinya akan dijadikan dasar oleh jaksa, untuk menguatkan unsur serta perbuatan pidana yang dilakukan oleh para tersangka dalam kasus ini.

Sehingga secara yuridis, merugikan serta kerugian negara dalam kasus ini sudah terbukti dan meyakinkan. Hanya saja untuk lebih memastikannya lagi menurut Salahuddin, harus bisa dibuktikan melalui proses persidangan.

“Tapi semua itu tegantung majelis hakimnya, apakah yang telah didakwakan jaksa nantinya itu terbukti secara sah atau tidak,” tandasnya. (rahmat)

Lanjut Berita Kota

loading...
Click to comment
To Top