Disperindagkop Siapkan Rp200 Juta – FAJAR sulsel
News

Disperindagkop Siapkan Rp200 Juta

*Untuk Pasar Murah Jelang Ramadan

MALILI–Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskoperindag dan UKM) Luwu Timur (Lutim) menggelontorkan dana Rp200 juta untuk menggelar pasar murah di 11 kecamatan.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga murah jelang Ramadan.

Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM, Rosmiati Alwy, mengatakan, pasar murah tersebut akan digelar pada bulan ramadan nanti.

Adapun barang yang dijual adalah bahan pokok yang meliputi gula pasir, beras, telur, sirup dan minyak goreng, dalam kegiatan pasar murah ini Pemkab menyediakan sekitar 3300 kupon yang akan dibagikan di 11 kecamatan.

Dia menjelaskan, dana subsidi pasar murah ini berasal dari APBD 2017 senilai Rp200 juta.
“Anggaran yang dialokasikan untuk pasar murah tersebut bisa membantu meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan,” katanya, kepada Palopo Pos, Minggu, 21 Mei 2017.

Menurutnya, penyelenggaraan pasar murah tersebut juga sekaligus untuk menjaga kestabilan harga sembako di pasaran pada Ramadan ini.

“Jangan sampai momen ramadan ini dimanfaatkan oknum pedagang untuk mengeruk keuntungan pribadi dengan cara menaikkan harga semaunya,” bebernya.

Harga komoditas khusunya sembilan bahan Pokok (Sembako) selalu mengalami peningkatan menjelang bulan ramadan. Hal ini disebabkan, oleh adanya peningkatan konsumsi masyarakat.

Untuk menghadapi hal tersebut, Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Lutim mencanangkan program oprasi pasar dan Pasar murah, hal itu dinilai efektif menjaga kenaikan harga komoditas jelang ramadan.

“Salah satu cara yang dilakukan untuk mengatasi kenaikan harga kebutuhan bahan pokok menjelang ramadhan adalah operasi pasar dan pasar murah,operasi pasar dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi lonjakan harga setidaknya tidak terlalu tinggi, “terang Rosmiati Alwy.

Selain operasi pasar, masih kata Rosmiati, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholeder baik dari bulog maupun pertamina.
Sebab bulog dan pertamina sangat berpengaruh terhadap kenaikan harga bahan pokok,khusunya kelangkaan BBM yang juga berpengaruh ke bahan pokok.

“Kita akan koordinasi cepat,mulai dari pihak bulog untuk ketersediaan pangan dan pertamina untuk ketersediaan stock BBM,” jelasnya.

Rosmiati mengaku bahwa jelang ramdhan ini pihaknya selalu memantau perkembangan Pasar dan memastikan ketersediaan bahan pangan agar harga tetap stabil.

“Itupun jika ditemukan ada kenaiakan harga, itu karena permintaan naik dan setidaknya masih dalam batas wajar,”ujarnya
Adapun kenaikan tambah Rosmiati tetap akan dijaga dan pihaknya akan memantau harga bahan pokok tetap stabil jelang dan selama ramadan.

“Koordinasi cepat ini kita lakukan dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan untuk menghindari kenaikan-kenaikan harga di pasaran,” pungkasnya. (krm/ded)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top