PNS Menanti Gaji 13 dan 14 – FAJAR sulsel
News

PNS Menanti Gaji 13 dan 14

BELOPA — Seperti tahun sebelumnya, setiap pertengahan tahun kebutuhan masyarakat Kabupaten Luwu mengalami peningkatan dari bulan-bulan sebelumnya. Untuk kalangan PNS mereka sangat berharap adanya pemberian gaji 13 untuk menutupi kebutuhan tersebut.

Salah seorang PNS Kabupaten Luwu, kepada Palopo Pos, Minggu 21 Mei 2017 mengungkapkan, seiring memasuki tahun ajaran baru 2017/2018, ia membutuhkan biaya untuk kebutuhan pendidikan anaknya, ditambah persiapan untuk kebutuhan bulan suci Ramadan.

“Saat ini anak saya sudah tamat SMA dan akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Pula ada anak saya yang akan melanjutkan pendidikan ke SMA. Sudah pasti mereka membutuhkan biaya pendidikan.

Pada lain sisi gaji kami setiap bulan tersisa beberapa ratus ribu saja kami terima, tentunya ini tidak cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan biaya pendidikan.

Tapi Alhamdulillah, tahun ini kami tetap menerima gaji 13 bahkan ada gaji 14. Semoga saja kami bisa menerima tepat waktu,” ungkap salah seorang PNS pada OPD lingkup Pemkab Luwu.

Informasi yang dihimpun Harian Palopo Pos, Pemkab Luwu menyatakan siap untuk membayar gaji 13 dan 14 bagi ribuan PNS dilingkup Pemkab Luwu.

“Kami siap membayarkan gaji 13 dan gaji 14, dimana kedua gaji bonus ini akan dibayarkan dengan waktu yang berbeda,” ungkap Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Luwu, Moh Arsal Arsyad S.STP, M.Si, Minggu 21 Mei 2017.

Arsal mengatakan, dalam rangka membayarkan dua bonus gaji PNS ini dibutuhkan anggaran milyaran rupiah, dan dipastikan akan dibayarkan dalam waktu yang terpisah.

“Jumlah gaji 13 dan gaji 14 nominalnya berbeda, gaji 13 lebih besar karena besarannya sama dengan gaji dibulan Juni yang terdiri gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, sedangkan untuk gaji 14 yang sifatnya sebagai THR hanya akan diberikan sebulan gaji pokok saja,” jelas Arsal.

Arsal mengatakan, terkait pembayaran gaji 13 dan gaji 14 ini pihaknya masih menunggu informasi dari pemerintah pusat.

“Kami masih menunggu PP dari pemerintah pusat terkait pembayaran gaji 13 dan gaji 14 ini. Yang jelas kita membutuhkan anggaran sekitar Rp23 Miliar untuk membayarkan gaji 13 dan 14 bagi ribuan PNS Kabupaten Luwu,” tutur Arsal.

Informasi yang dihimpun Palopo Pos, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur telah memastikan Peraturan Pemerintah (PP) untuk pembayaran gaji ke-13 dan ke-14 atau yang disebut Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bakal terbit sebelum Lebaran tahun ini.

Sementara itu Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Askolani sebelumnya mengungkapkan, waktu pembayaran gaji ke-13 dan THR PNS akan berbeda.

Tentu sesuai dengan tujuan dari pemberian gaji tersebut, THR diberikan sebelum Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri dan gaji ke-13 untuk membantu pendidikan anak memasuki tahun ajaran baru.

“Kemungkinan beda (pembayarannya). Nanti time table Lebaran, Lebaran kan 27 Juni, jadi seminggu sebelum Lebaran diberikan THR. Dan kalau tahun ajaran baru awal Juli, jadi gaji ke-13 bisa di penghujung Juni atau awal Juli,” jelas Askolani.

Saat ini, dia mengaku, Kemenkeu sedang menunggu Peraturan Pemerintah (PP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

“Nanti kita lihat PP-nya,” papar Askolani seraya mengatakan Kemenkeu sudah menyiapkan anggaran masing-masing sekitar Rp7 Triliun sampai Rp8 Triliun untuk membayar gaji ke-13 dan THR di 2017.

Anggaran tersebut kurang lebih sama dengan tahun lalu.(and/rhm)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top