Waspadai Ikan Mengandung Formalin – FAJAR sulsel
News

Waspadai Ikan Mengandung Formalin

-DKP Sidak Pasar Ikan

PALOPO — Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) melakukan razia ikan segar di Pusat Niaga Palopo (PNP) pekan lalu. Hal ini untuk mengantisipasi ikan yang berformalin dijual di pasaran. Apalagi menjelang Ramadan, tingkat konsumsi ikan masyarakat meningkat.

Kepala DKP Kota Palopo, Ilham Hamid kepada Palopo Pos, Minggu 21 Mei 2017 mengungkapkan sidak yang dilakukan ini untuk memastikan apakah ikan yang dikonsumsi masyarakat yang dijual di pasaran sehat bebas dari formalin atau bahan pengawet lainnya.

”Saat melakukan sidak, ikan dan hasil laut lainnya seperti udang, kepiting dan lainnya serta ikan asin di PNP aman dari formalin dan bahan pengawet,” sebut Ilham kemarin.

Namun, sebutnya, meski demikian, dirinya mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan mengenai ciri-ciri ikan yang sudah tidak segar dan mengandung bahan pengawet,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, Dr dr Ishak Iskandar, M.Kes mengimbau kepada warga masyarakat Kota Palopo supaya lebih berhati-hati dalam membeli ikan kering maupun ikan basah yang mengan­dung formalin. Karena, jika dikonsumsi dalam jangka waktu panjang akan mengancam kesehatan tubuh.

“Meskipun saat ini dalam pengawasan dan pemantauan belum ditemukan ikan basah maupun ikan kering yang berformalin kita tetap mengimbau supaya masyarakat tetap waspada dalam memantau ikan yang berformalin untuk kesehatan,” ujar Kadis Kesehatan kemarin.

Dikatakannya, biasanya yang banyak ditemukan ikan yang berformalin itu ikan basah, namun tidak tertutup kemungkinan ada juga ikan kering supaya awet. Masyarakat harus mewaspadai dan mengetahui tanda-tanda ikan yang berformalin.

Beberapa ciri-ciri ikan yang berformalin tersebut disampaikan dr Ishak seperti tidak dihinggapi lalat, dan untuk ikan kering jika dirasakan tidak asin.

“Sebelum kita melakukan pengawasan kita terus memberikan pelatihan kepada para pedagang bagaimana ca­ra merawat dan menghindari pemakaian formalin ser­ta mengatakan sangsi-sangsi jika kedapatan,” lanjutnya.

Pantauan Palopo Pos menyebutkan, tidak ada ditemukan ikan kering yang berformalin baik secara kasat mata dan pengakuan para pedagang.

Anto (30) penjual ikan asin menuturkan bahwa ikan asin yang dijualnya bebas dari formalin atau zat yang berbahaya.Ia langsung membeli dari pedagang ikan di TPI Tanjung Ringgit.

“Semuanya murni tanpa formalin dan boleh diperiksa dan dirasakan apakah asin atau tidak. Biasanya dalam pemeriksaan ikan asin saya bebas dari formalin,” ungkapnya.(rhm)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top