Bensin Bertahan 18 Hari ke Depan, Solar 4 Hari – FAJAR sulsel
News

Bensin Bertahan 18 Hari ke Depan, Solar 4 Hari

* Jelang Ramadan, Disperindag Pantau Stok BBM di Pertamina

PALOPO — Kadis Perindag Kota Palopo Amaluddin ke Depot Pertamina Karang-karangan, Senin 22 Mei 2017. Anak buah wali kota ini mau mengetahui stok BBM.

Baik selama ramadan, maupun lebaran nanti. Pihak pertamina sendiri menjamin. Tak ada kelangkaan. Stok bensin saat ini bertahan 18 hari ke depan dan solar tinggal 4 hari.

Jelang Ramadan 1438 H, mobilisasi masyarakat meningkat. Tentu permintaan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) berlipat ganda. Antisipasi kelangkaan, Dinas Perdagangan Kota Palopo melakukan koordinasi dengan Terminal BBM Palopo (dulu disebut Depot Karang-karangan).

Pertemuan dilaksanakan, Senin 22 Mei 2017, pukul 10:00 Wita, di ruang rapat kantor Terminal BBM Palopo.

Rombongan perindag diterima Kepala Terminal BBM Palopo, Hendarsyah Latief dan wakilnya.

Dari perindag Palopo, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Palopo, Amaluddin, Kabid Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Nurpati, Kabid Perdagangan Hawa, Kasi Pengawasan Barang Beredar dan Jasa, St Aminah Jufri, Kasi Perlindungan konsumen, Wirdawati, Kasi Tertib Niaga, Hawira, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Perdagangan, Nasrum dan Pengamat Tera, Tawakkal.

Kadis Perdagangan Kota Palopo, Amaluddin, mempertanyakan stok yang ada di Terminal BBM Palopo. Khususnya selama Ramadan. Kemudian Lebaran nanti.

“Maksud kedatangan kami di sini adalah untuk mengetahui ketersediaan stok BBM di Pertamina menghadapi Ramadan. Sesuai perintah Pak Wali Kota, kita juga akan aktif melakukan koordinasi dengan Pertamian terkait BBM,” ujarnya.

Kepala Terminal BBM Palopo, Hendarsyah Latief, sendiri menjamin stok BBM yang ada di tangki aman. Kata dia, kondisi premiun masih bisa bertahan sampai 18 hari ke depan. Rata-rata penjualan premiun kurang lebih 450 kilo liter (Kl) per hari untuk mencukupi kebutuhan Luwu Raya dan Toraja.

Sedangkan untuk solar, kata Hendarsyah, bisa bertahan kurang lebih hingga 4 hari ke depan.

”Tetapi jangan khawatir. Dua hari ini, kapal tanker akan masuk lagi membawa premium dan solar,” sebutnya.

Kalau pertamax dan pertalite, itu aman hingga 8 hari ke depan. Penjualan rata-rata untuk pertamax dan pertalite sebanyak 100 kilo liter per hari.

HADAPI LEBARAN

Menghadapi lebaran, Terminal BBM Palopo mulai membentuk satgas.
Tujuanya untuk menganstisipasi stok dan ketahanan stok menghadapi puasa dan lebaran. Telekonference juga akan dilakukan dengan jenderal manager.

“Yang dibahas, kira-kira apa kendala yang dihadapi di lokasi. Mudah-mudahan Palopo dan sekitarnya bisa dihendel,” ucap pria yang hobby menembak ini.

Menurutnya, kebutuhan BBM di Kota Palopo tidak seperti di Jawa dan Sumatera. “Alhamdulillah, kita masih bisa backup,” katanya.

Terkait adanya antrean panjang di SPBU. Menurutnya, itu bukan dikarenakan stok Terminal BBM yang kurang. “SPBU tidak semua sama kekuatan modalnya,” ucap dia.

Ia mengatakan, ada SPBU yang habis jual baru bisa beli kembali. Itu salah satu contoh. “Nah, di saat proses pembelian inilah yang ada renggang waktunya,” ucapnya.

Ia kembali menjamin stok BBM aman. Karena jauh-jauh hari sudah dipantau. “Hampir tiap minggu kapal datang. Dan kami memiliki mobil tankki sebanyak 22 unit,” tandasnya.(ara/ary)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top