Kedatuan Luwu Siap Ikuti FKN di Cirebon – FAJAR sulsel
News

Kedatuan Luwu Siap Ikuti FKN di Cirebon

PALOPO — Kedatuan Luwu menyatakan siap mengikuti Festival Keraton Nusantara (FKN) 2017 yang digelar pada September 2017 mendatang.

Kesiapan Kedatuan Luwu dalam mengikuti FKN nantinya didukung oleh empat daerah di Tana Luwu yakni Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, dan juga Kabupaten Luwu Timur.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Kedatuan Luwu, Sharma Hadeyang kepada Palopo Pos, Senin 22 Mei 2017. Menurutnya, kesiapan dalam mengikuti FKN di Cirebon ini diawali dengan pertemuan bersama dewan adat 12.

Setelah itu akan dilakukan audience dengan pemerintah daerah se Luwu Raya. Dimana esiapan Kedatuan Luwu tersebut juga melibatkan sejumlah pemangku adat dan juga Anak Tellue. Yang dimaksud dengan Anak Tellue yakni Makole Baebunta, Maddika Bua dan Maddika Ponrang.

”FKN 2017 nantinya akan digelar di Cirebon Jawa Barat pada 15 September 2017 hingga 20 September 2017 mendatang,” kata Sharma Hadeyang kemarin.

Adapun personil yang akan dilibatkan, sebutnya sekitar 200 orang. Jadi estimasinya empat pemerintahan yang ada di Tana Luwu akan mengikutkan 50 orang personilnya.

”Karena kehadiran kami di sana bukan mengatasnamakan pemerintah tetapi nama Kedatuan Luwu,” katanya.

Pada FKN, jelasnya, akan ditampilkan segala ornamen yakni tenda dan payung kebesaran yang berwarna kuning dan merah dimana akan diiringi sembilan bendera.

Pada acara lainnya yakni pagelaran dan pementasan seni dan budaya akan diisi dengan persembahan tari-tarian adat dari seluruh etnis di Tana Luwu. Seperti tarian tradisional pajaga tololo, tarian Inalili, tarian Pangaru, tarian Pamona, tarian Padoe dan tarian etnis lainnya.

”Selain itu juga Kedatuan Luwu akan mengikuti musyawarah agung Raja dan Sultan se Nusantara. Dimana hanya Datu Luwu dan Opu Cenning dan beberapa perwakilan yang ikut dalam musyawarah agung tersebut,” jelasnya lagi, seraya menambahkan juga mengikuti pameran benda pusaka, pameran kuliner khas Luwu dan kegiatan lainnya.

Sementara itu, Datu Luwu XL, Andi Maradang Mackulau menyebutkan keikutsertaan Kedatuan Luwu pada FKN 2017 di Cirebon ini diharapkan dapat lebih memperkenalkan Kedatuan Luwu kepada masyarakat Indonesia dengan mengusung tema Maseddi Siri dalam bingkai Wija to Luwu.

”Saya harapkan nantinya Kedatuan Luwu dapat mempersembahkan penampilan yang terbaik, makanya harus dipersiapkan dengan matang dengan dukungan pemerintah daerah se Tana Luwu,” harap Datu Luwu kemarin.

Untuk diketahui, Kota Cirebon kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelengaraan Festival Keraton Nusantara 2017 pada 15-20 September mendatang. Even FKN ke-11 tahun ini merupakan yang kedua kalinya digelar di Cirebon, setelah 20 tahun lalu, pada FKN pertama.

Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan, Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat mengungkapkan, even FKN nantinya diisi dengan berbagai acara. Mulai dari kirab prajurit keraton, pameran benda pusaka keraton, pertunjukan seni keraton, pagelaran upacara adat, tradisi keraton, musyawarah raja-raja nusantara, seminar budaya dan pameran kerajinan serta kesenian rakyat.

Arief berharap seniman, budayawan, sejarawan dan warga Cirebon memanfaatkannya untuk ajang silaturahmi dan berbagi serta menimba ilmu. “Bagi mahasiswa, dan siswa dari mulai SD sampai SLTA juga bisa ikut belajar, sejarah, budaya dan seni dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dia menuturkan undangan telah disebar ke 50 keraton yang menjadi peserta FKN 2017 dan 100 undangan lainnya untuk keraton peninjau. Adapun keraton yang menjadi peserta merupakan keraton yang masuk di Forum Komunikasi dan Informasi Keraton Nusantara (FKIKN).(rhm)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top